oleh

Optimalkan PPKM untuk Penanganan Covid-19

Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Plh Sekda Prov. Sumsel Dr. Drs. H Akhmad Najib, SH, M. Hum menghadiri rapat evaluasi perkembangan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro secara Virtual yang dipimpin langsung oleh Menko Perekonomian RI Dr. (H.C.) Ir. Airlangga Hartanto, M.B.A., M.M.T, Menkeu RI Sri Mulyani Indrawati SE MSc Phd dan Mendagri RI Tito Karnavian.

Dalam sambutannya Menko Perekonomian Airlangga Hartanto mengatakan, dengan terus meningkatnya kasus aktif di Indonesia dapat berdampak buruk bagi pemulihan ekonomi yang sedang dilakukan pada saat ini, diharapkan daerah dapat meningkatkan pengoptimalan Posko PPKM yang ada dalam melakukan pencegahan, penanganan, pembinaan dan pendukung pelaksanaan penanganan Covid-19.

Ia juga mengatakan 15-28 Juni perlu adanya peningkatan PPKM untuk daerah Zona merah yang ada di Indonesia melalui TNI dan Polri beserta jajaran lainnya dalam mendukung dinkes agar PPKM mikro dapat bekerja lebih optimal.

“Untuk kedepannya akan meningkatkan Akselerasi pelaksanaan vaksinasi 1 Juta /Hari di bulan Juli bagi vaksinator tenaga kesehatan 600Ribu dan untuk TNI & Polri sebesar 400Ribu” ujarnya.
.
Mendagri RI Tito Karnavian menambahkan
Untuk Pembentukan PPKM Mikro, Tito mengatakan harus adanya posko di tingkat Kecamatan, Kelurahan, RT dan RW sehingga dapat melakukan karantina Wilayah secara Mikro, sehingga tidak berdampak luas untuk percepatan pemulihan ekonomi.

Diwawancarai usai kegiatan, Najib mengatakan, meskipun Sumsel tidak termasuk dalam wilayah yang ditekankan oleh Presiden berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan pemerintah di sektor sosial, ekonomi dan sektor-sektor yang bisa menimbulkan kerumunan, dalam hal ini Sumsel masuk dalam kategori yang relatif baik.

Turut Hadir Kepala BPKAD Prov. Sumsel H. Akhmad Mukhlis, SE., M.Si, Kepala Bappeda Provinsi Sumsel, Dr. H. Ir. Firmansyah, M.Sc. (rmt/ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *