Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya menghadiri Gerakan Tanam Kopi (GERTAK) di Seluruh Provinsi/Kabupaten Sentra Kopi Indonesia secara virtual.
MY menyebut Sumatera Selatan sendiri memiliki luas perkebunan kopi sebesar 250.305 Hektar meliputi 7 kabupaten/kota diantaranya Kabupaten Lahat, Kota Pagaralam, Kabupaten Muara Enim, Empat Lawang, Kabupaten OKU Selatan, Musi Rawas dan Kabupaten Banyuasin.
“Kopi juga merupakan salah satu komoditas unggulan bagi Provinsi Sumsel dimana perkebunan yang bersifat strategis ini mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, menghasilkan devisa bagi negara, menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat dan membantu pelestarian fungsi lingkungan hidup bagi sejumlah kawasan di Sumsel,” tegas MY.
Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.H, dalam arahannya menyebut melalui GERTAK yang mengambil tema “Mewujudkan kopi Indonesia yang Tangguh, Berdaya Saing dan Berkelanjutan” diharapkan dapat semakin meningkatkan permintaan kopi yang semakin tinggi terlihat dari pertumbuhan kafe/kedai kopi yang semakin pesat baik di dalam maupun luar negeri.
Menurutnya, Hasil produksi kopi di Indonesia dapat didistribusikan baik di dalam negeri maupun ke luar negeri sebagai komoditas ekspor.
“Bertani itu keren dan hebat, menjadi petani itu keren, yang penting ada yang mau tanam ada lahannya, disemua sudut ada warung kopi ini akan menjadi trend. Apa arti kopi, kopi adalah kemampuan otakmu pemberi inspirasi, jadi minumlah kopi yang banyak,” katanya.
Turut hadir secara virtul Plt. Direktur Jenderal Perkebunan Ir. Ali Jamil, MP,Ph.D, Kadis Pertanian TPH Dr. Ir. H. R. Bambang Pramono, M.Si, Kadis Perkebunan Ir. Agus Darwa, M.Si. (rmt/ril)







Komentar