oleh

Herman Deru Dukung Proklim Untuk Pengendalian Lingkungan Hidup

Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Gubernur Sumsel H Herman Deru katakan Provinsi Sumsel sampai tahun 2020 telah terdaftar 168 lokasi proklim yang tersebar di 15 kab/kota. Hal tersebut diungkapkannya saat menjadi keynote speaker pada acara webinar pertumbuhan Hijau Sumsel Tahun 2020 bertema “Proklim Sinergi Untuk Kesejahteraan”.

Program Kampung Iklim (Proklim) merupakan salah satu program strategis KLHK untuk meningkatkan pemahaman mengenai perubahan iklim dan dampaknya serta mendorong dilaksanakannya aksi nyata adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tingkat tapak secara berkelanjutan yang dapat meningkatkan kesejahteraan di tingkat lokal sesuai kondisi wilayah.

“Pemprov Sumsel memandang penting mengembangkan sinergi pengendalian lingkungan hidup Sumsel dan komitmen Indonesia untuk pembangunan masa depan rendah karbon,” ujar HD.

HD mengatakan penguatan sinergi dan koordinasi program pengendalian perubahan iklim perlu terus dibangun secara vertikal antara pemerintah pusat dan daerah maupun secara horizontal dengan melibatkan seluruh sektor/pihak terkait di wilayah setempat seperti dunia usaha melalui CSR yang diakui oleh KLHK.

“Kita harus berupaya melindungi dan memulihkan lingkungan sebagai komitmen kuat menjamin hak-hak warga masyarakat termasuk generasi mendatang. Itu harus kita lakukan bersama dan didukung oelh setiap elemen masyarakat baik Pemerintah maupun masyarakat itu sendiri,” ujarnya.

Menurut HD, pelaksanaan webinar mengajak setiap orang untuk hadir bersama alam dan lingkungan, menghargai pentingnya keselarasan antara manusia dan alam demi kelangsungan hidup penghuni bumi dan keindahan alam.

Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Najib, Kadis Kominfo, H Achmad Rizwan, SSTP, MM., Kadis LHP, Drs H Edward Candra MH., Kadis Perindustrian, Ir. Ernila Rizar., M.M., Kadishut, Pandji Tjahjanto, Kadis ESDM, Robert Heri, dan Kadis Perkebunan, Fachrurozi. (mhn/rel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *