oleh

Mendagri: Program Makan Bergizi Gratis Prioritaskan Daerah 3T untuk Tekan Stunting

Jakarta, Berita Rakyat Sumatera – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) difokuskan untuk menekan angka stunting sekaligus menggerakkan ekonomi lokal di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Daerah 3T menjadi prioritas karena layanan gizi di wilayah ini sangat mendesak. Program MBG penting untuk menekan stunting, membuka lapangan kerja, sekaligus memperkuat rantai pasok lokal,” kata Tito dalam keterangan di Jakarta, Senin (22/9).

Untuk mempercepat pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah 3T, pemerintah membentuk 141 satuan tugas (satgas). Saat ini telah diidentifikasi 806 titik yang memenuhi syarat pembangunan dapur MBG, terdiri dari 264 dapur yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan 542 dapur oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, MBG bukan sekadar program bantuan sosial, melainkan bagian dari strategi pembangunan nasional. Program ini mendukung target PU608 untuk menurunkan kemiskinan, memperbaiki rasio investasi (ICOR), serta mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Fokus percepatan pembangunan SPPG diarahkan ke wilayah 3T dan kawasan PLBN, mengingat kebutuhan layanan gizi yang sangat mendesak sekaligus pentingnya kehadiran negara di lokasi tersebut,” ujarnya.

Guru Besar Ilmu Gizi IPB University, Prof. Hardinsyah, menilai keberadaan SPPG di daerah 3T berpotensi menjadi pusat ekonomi baru. Menurutnya, komoditas pertanian, perikanan, dan perkebunan yang selama ini belum terserap optimal dapat dimanfaatkan sebagai bahan dapur MBG.

“Kalau di satu kecamatan ada lima SPPG, maka enam bulan sebelumnya petani, peternak, dan nelayan harus menyiapkan produksi sesuai kebutuhan. Dengan begitu, rantai pasok pangan lokal bisa diperkuat,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas level, mulai dari pusat hingga desa, agar pengelolaan SPPG benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar. (mhn/bbs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *