Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Ketua DPRD Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, menegaskan dukungan penuh DPRD terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 dalam rangka kesiapan pelayanan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Namun demikian, ia mengingatkan agar kesiapan sarana transportasi dan infrastruktur benar-benar menjadi perhatian utama.
Hal tersebut disampaikan Andie saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral bersama Gubernur Sumsel Herman Deru, Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho, Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin, serta unsur terkait di Griya Agung Palembang, Kamis (12/3/2026).
Menurut Andie, Dinas Perhubungan harus memastikan seluruh moda transportasi yang akan digunakan masyarakat selama arus mudik dan arus balik telah melalui pengujian kelayakan secara menyeluruh.
“Kesiapan transportasi harus dipastikan, termasuk uji kelayakan angkutan Lebaran 2026. Ini penting untuk menjamin keselamatan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menyoroti kondisi infrastruktur strategis seperti jalan, jembatan, pelabuhan, dan bandara agar mendapat perhatian serius. Antisipasi terhadap titik-titik rawan kemacetan maupun kecelakaan, lanjutnya, harus dilakukan sejak dini melalui koordinasi yang solid antarinstansi.
“Kondisi jalan, jembatan, pelabuhan, hingga bandara harus menjadi perhatian bersama. Kami mengapresiasi langkah antisipasi di titik rawan, dan mengimbau masyarakat tetap mengutamakan keselamatan saat mudik,” ujarnya.
Dalam rakor tersebut terungkap sejumlah jalur yang menjadi perhatian utama selama periode mudik dan balik Lebaran, di antaranya Lintas Tengah, Lintas Timur, serta jalur arteri Palembang–Jambi. Selain itu, sejumlah ruas tol seperti Tol Palindra, Kapal, TBPPKA, Indrapra, hingga Betajam juga dipetakan sebagai jalur strategis dengan beberapa titik rawan kecelakaan dan kemacetan.
Andie menilai pemetaan tersebut penting sebagai dasar pengambilan langkah preventif, termasuk penempatan personel, rekayasa lalu lintas, serta edukasi budaya tertib berlalu lintas kepada masyarakat.
Ia berharap seluruh rangkaian Operasi Ketupat Musi 2026 dapat berjalan optimal, terutama pada periode puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi 17 Maret 2026 dan arus balik pada 28–29 Maret 2026.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas. Dengan koordinasi yang kuat dan kesiapan yang matang, kita harapkan masyarakat Sumatera Selatan dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman,” pungkasnya. (mhn/ril)







Komentar