oleh

Herman Deru Dorong Kabupaten OKU Menjadi Daerah Lumbung Pangan di Sumsel

Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Pertanian merupakan salah satu sektor andalan di Sumsel. Sebab itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru gencar menggenjot pengembangan lahan pertanian sehingga sehingga produksi hasil pertanian di Sumsel terus meningkat. Hal itu juga dilakukan guna mewujudkan kembali cita-cita Sumsel sebagai lumbung pangan nasional.

“Keberhasilan pertanian di lahan yang ada irigasinya tentu itu hal biasa. Namun, jika Gubernur dan bupati serta pejabat pemerintahan datang ke lahan yang mungkin tidak dijagokan hasil pertaniannya, itu artinya daerah tersebut berpotensi dikembangkan menjadi lumbung pangan,” kata Herman Deru ketika melakukan Panen Perdana Padi Sawah MT.2020 di Desa Lontar Kecamatan Muara Jaya, Kabupaten OKU. Minggu (6/9).

Diketahui, luas lahan pertanian di Kabupaten OKU sendiri yakni 3.387 hektar. Dimana saat ini, hasil panennya mampu mencukupi kebutuhan pangan di kabupaten tersebut.

Kendati luas lahannya tidak begitu luas, namun HD meyakini jika hasil pertanian di kabupaten OKU bisa ditingkatkan. Bahkan dengan semangat para petani serta dorongan pemerintah, kabupaten OKU bisa menjadi salah satu daerah lumbung pangan di Sumsel.

Artinya, lanjut HD, para petani tidak boleh hanya menjadi buruh di lahannya sendiri. Untuk itu, Pemprov Sumsel membentuk pansel untuk di tahun 2021 dengan mengangkat 1000 Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) yang akan di sebar ke seluruh kabupaten dan kota sampai ke desa-desa di Sumsel untuk memberikan edukasi kepada para petani.

Tidak hanya itu, HD pun memberikan bantuan bibit dan Alat Mesin Pertanian(Alsintan) kepada petani di Kabupaten OKU berupa 4 unit mesin pemotong padi, 6 unit pompa air 6 unit, 11 unit hand sprayer, 51 ton benih jagung 2020, dan 11 ton benih padi.

Diharapkannya, bantuan tersebut dapat dipergunakan untuk meningkatkan produksi pertanian. Terlebih, Sumsel sendiri dinobatkan sebagai salah satu provinsi ke-5 Produksi Beras Tertinggi pada tahun 2019 bersama empat Provinsi lainnya yaitu Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat dan Sulawesi Selatan. (mhn/rel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *