Categories: Berita Dunia

Banjir Korea Selatan Tewaskan Puluhan Orang, Ribuan Orang Mengugsi

Seoul, Berita Rakyat Sumatera – Sedikitnya 30 orang tewas, dan 12 orang masih hilang setelah 46 hari hujan lebat di Korea Selatan, dengan musim hujan terpanjang di negara itu dalam tujuh tahun menyebabkan lebih banyak banjir, tanah longsor dan evakuasi telah di lakukan pada hari Minggu.

Hampir 6.000 orang telah dievakuasi pada hari Minggu, diterangkan kantor berita Yonhap korea selatan, banjir diakibatkan karna curah hujan sangat besar melanda bagian selatan Semenanjung Korea.

Kantor berita Yonhap juga mendapat informasih dari Markas Pusat Penanggulangan Bencana dan Keselamatan yang menerangkan bahwa sedikitnya delapan orang terluka dalam bencana itu.

Related Post

Tiga kapal terbalik di Bendungan Uiam di Chuncheon, 85 kilometer (53 mil) timur Seoul, yang menyebabkan tiga tewas dan tiga hilang pada hari Minggu. Dan bencana itu masuk daftar sebagai kecelakaan laut.

Lebih dari 5.900 orang dari 11 provinsi meninggalkan rumah mereka, dan sekitar 4.600 dari mereka telah berada di tempat penampungan sementara setelah peringatan bencana, menurut Yonhap.

Saat ini diperkirakan 9.300 hektar (22.980 hektar) lahan pertanian tergenang atau terkubur, sementara ini baru diketahui 9.500 fasilitas umum  yang mengalami kerusakan.

Diterangkan juga oleh kantor berita Reuters, sekitar 100 meter (109,36 yard) tanggul juga runtuh di Sungai Seomjin di tepi selatan semenanjung pada hari Sabtu dan membanjiri daerah itu, saat ini pemerintah  telah mengevakuasi sekitar 1.900 orang di provinsi itu, termasuk juga 500 orang yang tinggal di dekat dengan  sungai. .

Badan kehutanan negara itu telah memberikan peringatan akan adanya tanah longsor dengan status level tertinggi di setiap wilayah kecuali pulau liburan Jeju.

Lima rumah terkubur dalam tanah longsor pada hari Jumat dari sebuah gunung di belakang sebuah desa di Gokseong, provinsi Jeolla Selatan, menewaskan lima orang. Tiga orang telah diselamatkan.

Dua belas penerbangan lokal dibatalkan di bandara regional Gwangju dekat ujung barat daya semenanjung setelah landasan pacu dibanjiri, menurut kantor berita Yonhap.

Kota Seoul memperingatkan orang-orang untuk menjauh dari ruang bawah tanah, lembah dan sungai karena hujan lebat diperkirakan akan turun pada Sabtu malam.

Musim hujan terpanjang di Korea Selatan yang tercatat adalah 49 hari pada tahun 2013. Prakiraan cuaca saat ini memperkirakan bahwa musim hujan tahun ini dapat berlangsung lebih lama.

Jangmi, topan tropis kelima musim ini, diperkirakan akan melanda wilayah selatan Semenanjung Korea mulai Senin, membawa lebih banyak hujan di daerah yang dilanda banjir.

Terbentuk Minggu pagi di barat daya Okinawa, topan itu bergerak ke timur laut dan diperkirakan melewati perairan Pulau Jeju pada Senin pagi, menurut Badan Meteorologi Korea.

Di negara tetangga Korea Utara, media pemerintah Korean Central Broadcasting juga memperingatkan hujan lebat tambahan di daerah yang sudah dilanda banjir, menurut Yonhap.

Menyusul inspeksi bantuan banjir pemimpin Kim Jong Un yang dilaporkan pada hari Jumat, KCNA mengatakan pada hari Sabtu bahwa Pak Pong Ju, wakil ketua komisi pengambilan keputusan tertinggi negara bagian, memeriksa kerusakan pada ladang dan tanaman yang terendam di wilayah barat daya negara itu. (ojn/bbs)