Categories: Berita Nasional

Daya saing dan ekosistem digital syarat wujudkan kota global

Jakarta, Berita Rakyat Sumatera – Bank Indonesia (BI) DKI Jakarta menyebut peningkatan daya saing, pembentukan ekosistem digital, dan pengendalian inflasi sebagai syarat untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global setelah tidak lagi menyandang ibu kota negara.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Arlyana Abubakar mengatakan dengan tiga kebijakan itu maka Jakarta bisa berkontribusi terhadap perekonomian nasional melalui penyediaan lapangan pekerjaan.

“Berikutnya untuk pengendalian inflasi bisa dilakukan melalui sinergi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Jakarta, Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), dan dengan TPID daerah sekitar (Depok, Tangerang, Bekasi),” kata Ariyana di Jakarta, Selasa.

Related Post

Sedangkan untuk mewujudkan ekosistem digital maka perlu dilakukan kolaborasi dengan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dengan melibatkan sektor pemerintah dan swasta.

Arlyana memprediksi ekonomi Jakarta bisa tumbuh kuat dengan menjaga angka inflasi tahun 2024 tetap terkendali . Hal ini diperkuat dari hasil survei konsumen bahwasanya indeks ekspektasi konsumen meningkat dalam level optimis hingga Januari 2024.

“Sementara angka inflasi Jakarta pada Januari 2024 masih terjaga sekitar 1,83 atau masih lebih rendah dibandingkan inflasi nasional sebesar 2,57,” ujar Arlyana.

Adapun proyeksi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Jakarta pada 2024 meningkat sekitar 4,8 hingga 5,6 persen. Sementara target inflasi di Jakarta pada 2024 lebih rendah yakni 2,5 plus minus 1, dan pertumbuhan kredit sekitar 10-12 persen.

“Sejumlah faktor dalam proyeksi PDRB DKI Jakarta tahun 2024 di antaranya kuatnya optimisme konsumen, maraknya berbagai acara dan kegiatan MICE, keberlanjutan proyek-proyek strategis, stabilitas penyelenggaraan pemilu, dan indikator lainnya,” ucap Arlyana. (mhn/bbs)