Categories: Berita Nasional

Gubernur Babel: Kebijakan Agraria Harus Berpihak pada Rakyat

Pangkalpinang, Berita Rakyat Sumatera – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani menegaskan kebijakan agraria yang dikeluarkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) harus benar-benar berpihak kepada rakyat, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Manfaat kebijakan agraria dan tata ruang ini harus dirasakan langsung oleh rakyat,” kata Hidayat Arsani saat memimpin Upacara Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) Nasional 2025 di Pangkalpinang, Rabu (24/9).

Peringatan Hantaru tahun ini mengusung tema “Tanah Terjaga, Ruang Tertata, Wujudkan Asta Cita.” Hidayat berharap kebijakan kepastian hukum atas tanah, ruang usaha, lahan pangan yang terlindungi, hingga ruang hidup yang aman dan nyaman dapat benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya di Bangka Belitung.

Related Post

“Dengan memastikan tanah terjaga dan ruang tertata, manfaat kebijakan agraria dan tata ruang akan nyata bagi rakyat hari ini dan di masa depan,” ujarnya.

Saat ini, Kementerian ATR/BPN terus mempercepat penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). “Dari target 2.000 RDTR, telah diterbitkan 646 aturan dalam bentuk perda, perkada, maupun permen. Sebanyak 428 di antaranya sudah terintegrasi ke dalam Sistem Online Single Submission (OSS),” jelasnya.

Kepala Kanwil BPN Bangka Belitung Hiskia Simarmata menambahkan, peringatan Hantaru bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk komitmen dalam memberikan kepastian hukum terkait persertifikatan tanah.

“Kita punya PTSL dan redistribusi lintas sektoral, tujuannya agar konflik, sengketa, dan perkara terkait tanah bisa semakin dipersempit,” kata Hiskia. (mhn/bbs)