Categories: Berita Nasional

Gubernur Sumbar Dorong Pengembangan Ekspor Rendang melalui HIPERMI

Padang, Berita Rakyat Sumatera – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah Datuak Marajo mengatakan kuliner Minangkabau memiliki daya saing global. Hal itu salah satunya dibuktikan dengan keanekaragaman jenis rendang yang kini mencapai 78 varian rasa.

“Rendang kini memiliki 78 varian rasa yang berasal dari empat bahan utama, yaitu daging sapi atau kerbau, unggas, tumbuhan, serta hasil laut. Ini membuktikan bahwa kuliner Minangkabau memiliki daya saing kuat,” ujar Gubernur Sumbar Mahyeldi di Padang, Selasa (11/11).

Mahyeldi menyampaikan, kuliner khas daerah itu, khususnya rendang, memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai kekuatan ekonomi daerah.

Related Post

Sejak rendang dinobatkan sebagai makanan terenak nomor satu di dunia oleh CNN, kuliner khas Minangkabau tersebut tidak lagi sekadar menjadi bagian dari tradisi, tetapi telah menjelma sebagai ikon kuliner global yang diminati masyarakat internasional.

“Berita itu membuka peluang besar bagi pengusaha rendang asal Sumbar untuk memperluas pasar hingga ke mancanegara,” kata Mahyeldi.

Sebagai langkah memperkuat potensi tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar telah membentuk Himpunan Pengusaha Rendang Minangkabau (HIPERMI) sebagai wadah kolaborasi bagi pelaku usaha rendang untuk berinovasi, meningkatkan kualitas, serta memperluas jaringan pemasaran.

“HIPERMI juga berperan dalam mendorong digitalisasi usaha serta membangun jejaring pemasaran hingga ke luar negeri,” tambahnya.

Gubernur menegaskan, Pemprov Sumbar berkomitmen mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri kuliner daerah. Dukungan tersebut diberikan melalui bantuan sertifikasi produk, pelatihan peningkatan kualitas dan kemasan, hingga promosi di dalam maupun luar negeri.

Selain itu, pemerintah juga memberikan subsidi bunga pembiayaan melalui Bank Nagari bagi pelaku usaha yang membutuhkan modal pengembangan, termasuk bagi penguatan usaha rendang di bawah HIPERMI.

Mahyeldi menjelaskan, HIPERMI telah berhasil mengekspor bumbu rendang ke Jerman sebanyak dua ton selama tiga tahun terakhir dan mengirimkan 300 kilogram rendang ke Australia melalui jalur udara.

Saat ini, jalur laut juga tengah dijajaki untuk memperluas pasar ekspor. HIPERMI bahkan telah menjalin kerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dalam penyediaan rendang bagi jamaah haji dan umrah di Arab Saudi. (mhn/bbs)