Categories: Berita Nasional

Pasokan BBM di Daerah Istimewa Yogyakarta terjaga baik usai Idul Fitri

Jakarta, Berita Rakyat Sumatera – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyebutkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terjaga dengan baik usai Idul Fitri 2025.

“PT Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan segala sesuatunya dengan baik. Operasional berjalan lancar dan kami yakin ini memberikan rasa aman dan suka cita bagi masyarakat yang melakukan mudik, khususnya ke wilayah Yogyakarta,” ujar Anggota Komite BPH Migas Basuki Trikora Putra dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Basuki atau akrab disapa Tiko melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) serta Aviation Fuel Terminal (AFT) Yogyakarta International Airport (YIA) Group di Provinsi DIY.

Related Post

Menurut Tiko, pelayanan kepada maskapai berjalan maksimal, termasuk penambahan jumlah penerbangan serta kualitas avtur juga terus dijaga sesuai dengan standar operasional.

“Hal terpenting adalah konsistensi dalam menjaga mutu dan prosedur operasional. Kami ingin pastikan bahwa setiap elemen dari rantai distribusi BBM dan avtur bekerja secara solid dan profesional,” katanya saat berada di AFT YIA Group di Yogyakarta, DIY, Selasa (8/4).

Tiko pun mengingatkan bahan bakar bagi penerbangan selalu dimonitor, baik dari segi tata kelola di dalam penerimaan, pendistribusian, dan penyaluran agar kualitas avtur terjaga dengan baik dalam mendukung aktivitas masyarakat.

“Terjaganya kualitas avtur dengan baik karena dukungan seluruh aktivitas proses operasional, terutama dari segi pengawasan mutu, sehingga memberikan jaminan keamanan dan keselamatan penerbangan, khususnya bagi masyarakat yg melakukan aktivitas mudik,” katanya pula.

Saat mengunjungi SPBU di wilayah Sleman, DIY, Senin (7/4), Tiko menyebutkan kondisi stok BBM terpantau aman dengan coverage day (CD) di atas satu hari.

“Untuk saat ini stok dari setiap produk di SPBU dalam kondisi aman, dengan CD di atas satu hari dan stok yang dapat mendukung pemudik di periode arus balik Hari Raya Idul Fitri ini,” ujarnya lagi.

Tiko menambahkan puncak penyaluran arus balik Idul Fitri tertinggi di SPBU tersebut terjadi pada 6 April 2025 dengan peningkatan penyaluran BBM jenis gasolin hingga 20 persen dari kondisi normal.

“Tentunya hal ini didukung pasokan dari Terminal BBM Rewulu dan khusus untuk produk pertamax turbo dari Terminal BBM Surabaya,” katanya.

Kegiatan lapangan juga dihadiri Sales Area Manager Yogyakarta Pertamina Patra Niaga Weddy Surya Windrawan, Sales Branch Manager Yogyakarta Pertamina Patra Niaga Arthur Kemal, dan Aviation Fuel Terminal Manager Agung Doddy Ferlanda. (ojn/bbs)