oleh

Sandiaga Uno harap Ideathon tumbuhkan ekosistem event berkelas dunia

Labuan Bajo, Berita Rakyat Sumatera – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno memberikan apresiasi atas terselenggaranya Ideathon di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur dengan harapan dapat menumbuhkan ekosistem event berkelas dunia.

“Tahun lalu Ideathon mengangkat tema pengembangan ide penyelenggaraan event dan ada Labuan Bajo Maritim Festival yang berhasil masuk Kharisma Event Nusantara. Jadi Kemenparekraf berharap selanjutnya banyak event berkualitas yang berstandar nasional dan internasional akan bermunculan di NTT khususnya Labuan Bajo,” kata Menparekraf Sandiaga dalam video sambutan yang diikuti secara daring dari Labuan Bajo, Sabtu.

Ideathon merupakan program unggulan dari Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores yang berfokus pada pengembangan dan penciptaan ide dalam konteks produk ekonomi kreatif di Flores, Alor, Lembata, dan Bima.

Pada tahun 2022 Ideathon berfokus kepada pengembangan ide penyelenggaraan event telah sukses mengimplementasikan ide peserta yaitu Labuan Bajo Maritime Festival yang juga berhasil masuk ke daftar Kharisma Event Nusantara.

Sandiaga merasa Labuan Bajo Maritim Festival 2022 merupakan salah satu contoh ide kreatif pengembangan event dari pendampingan yang tepat yang bisa memberikan dampak. Oleh karena itu Ideathon 2023 diharapkan bisa melahirkan banyak event berkualitas yang berstandar nasional dan internasional.

Sejalan dengan hal tersebut, Sandiaga berharap kompetisi Ideathon akan memperkuat ekosistem event-nya. Sehingga ada lebih banyak yang mengerti, memahami, tercipta lapangan kerja, dan menjadi daya tarik bagi orang yang mau berkunjung ke Labuan Bajo.

“Orang tidak hanya datang untuk Komodo tapi hadiri event sehingga tidak tertumpuk semua di Taman Nasional Komodo. Kami sangat mendukung sekali kegiatan ini dan bagian dari kampanye berwisata di Indonesia saja,” ungkap Sandiaga.

Sandiaga juga berpesan agar Ideathon melahirkan kegiatan yang berkelanjutan dan tidak menimbulkan sampah, serta melibatkan pelaku parekraf setempat.

“Mari kita bangun narasi kuat agar pemulihan Labuan Bajo lebih cepat, hindari narasi negatif, tahun lalu banyak narasi negatif, kita pulihkan ekonomi dengan adaptasi, inovasi, dan kolaborasi,” katanya optimis. (rma/bbs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *