Categories: Berita Nasional

Sumut Targetkan Digitalisasi Layanan Publik Terealisasi pada 2026

Medan, Berita Rakyat Sumatera – Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid meresmikan Program Kampung Internet 2025 yang digelar serentak dan dipusatkan di Desa Kramat Gajah, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin (29/9).

Meutya menjelaskan, Kampung Internet tahun ini menjangkau lima provinsi, yaitu Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, dan Lampung, dengan total 1.194 titik di 20 desa. Dari jumlah tersebut, Sumatera Utara menjadi provinsi dengan penerima manfaat terbanyak, yakni 307 titik yang tersebar di Kabupaten Deli Serdang dan Serdang Bedagai.

“Kampung Internet bertujuan mempercepat realisasi fixed broadband yang baru mencapai 21 persen, dengan target RPJMN 2025–2029 sebesar 50 persen. Selain untuk memperluas akses internet, program ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa,” ujar Meutya.

Related Post

Ia menekankan agar fasilitas internet tidak disalahgunakan, misalnya untuk judi online atau tindak penipuan digital. Menurutnya, pemerintah juga menyiapkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) berbasis digital agar ekosistem internet di desa lebih berdaya guna.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni menjalin kolaborasi dengan sekolah. Di SMK Negeri 1 Lubukpakam, misalnya, akan diberikan pelatihan khusus bagi siswa jurusan teknik jaringan agar tersedia tenaga terampil dalam pemeliharaan jaringan.

Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya turut menyambut baik program tersebut. Ia menyebut Kampung Internet sejalan dengan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang mengusung digitalisasi pelayanan publik CERDAS (Cepat, Responsif, Handal, dan Solutif). Program ini ditargetkan terealisasi pada Januari 2026 dengan cakupan seluruh 33 kabupaten/kota di Sumut.

“Melalui program ini, kami berharap tercipta efisiensi, transparansi, serta kemudahan akses pelayanan publik. Kolaborasi pemerintah pusat, provinsi, daerah, dan swasta sangat penting untuk memastikan manfaatnya dirasakan masyarakat,” ujar Surya.

Ia pun mengajak masyarakat menggunakan fasilitas internet secara bijak dan produktif. “Tidak boleh ada lagi kesenjangan digital di Sumatera Utara,” tegasnya. (mhn/bbs)