Categories: Berita Sumsel

Gubernur Muzakir Manaf Lepas Penyaluran Logistik Bencana untuk 10 Kabupaten

Banda Aceh, Berita Rakyat Sumatera – Pemerintah Aceh menyalurkan persediaan logistik penanggulangan bencana berupa sandang dan pangan ke 10 dari 23 kabupaten/kota di Aceh sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah tersebut.

“Bantuan ini adalah bagian dari kesiapan kita memastikan setiap kabupaten memiliki stok logistik yang cukup, sehingga penanganan bencana dapat dilakukan tanpa harus menunggu,” ujar Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, di Banda Aceh, Selasa (18/11).

Penyaluran logistik kesiapsiagaan bencana tersebut dilepas langsung oleh Gubernur Muzakir Manaf dari Meuligoe Gubernur Aceh. Sebanyak 10 truk dikerahkan untuk membawa berbagai jenis bantuan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari beras, minyak goreng, mi instan, hingga kebutuhan pokok lainnya.

Related Post

Adapun 10 daerah yang menerima bantuan tersebut yaitu Kabupaten Pidie, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang.

Mualem menegaskan bahwa Pemerintah Aceh berkomitmen memperkuat kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap berbagai potensi bencana, terutama pada periode akhir tahun yang rawan cuaca ekstrem.

“Kita tidak boleh lengah. Pemerintah Aceh berkomitmen untuk selalu hadir dengan respons cepat, terutama ketika masyarakat berada dalam kondisi darurat,” katanya.

Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah, termasuk perangkat desa dan lembaga kemanusiaan, untuk memperkuat koordinasi agar penanganan bencana berjalan efektif.

“Kesiapsiagaan adalah kunci. Dengan logistik yang memadai dan koordinasi yang baik, kita bisa mengurangi risiko dan dampak bencana bagi masyarakat,” tegas Mualem.

Plt Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, menyampaikan bahwa penyaluran logistik tersebut merupakan langkah preventif untuk memastikan setiap daerah memiliki cadangan cukup ketika terjadi situasi darurat.

“Bantuan ini kita harapkan bermanfaat langsung bagi masyarakat. Kita ingin memastikan kebutuhan warga tetap terpenuhi selama bencana melalui pendistribusian yang cepat dan tepat,” ujar Chaidir.

Ia menambahkan bahwa distribusi logistik juga menjadi langkah antisipasi menghadapi cuaca ekstrem akhir tahun yang berpotensi meningkatkan risiko bencana.

“Distribusi dilakukan secara terukur, tepat sasaran, dan diawasi langsung oleh pemerintah. Semoga bantuan ini memperkuat ketahanan daerah dan memberi rasa aman bagi warga,” tutupnya.
(mhn/bbs)