Categories: Berita Sumsel

Gubernur Sumsel: Alhamdulillah, Total Pasien Sembuh di Sumsel 35 Orang

PALEMBANG, BeritaRakyatSumatera – Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru, melalui Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Provinsi Sumsel, Yusri, mengumumkan jumlah pasien Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan yang dinyatakan sembuh terus bertambah, data per 1 Mei 2020, sebanyak 5 pasien dinyatakan sembuh dan diperkenankan untuk  berkumpul kembali dengan keluarganya.

Pasien yang sembuh tersebut, 5 orang di antaranya berdomisili di Kota Palembang dan 1 orang berdomisili di Kota Lubuklinggau. Dengan demikian, maka total pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 35 orang.

“Alhamdulillah, total pasien sembuh di Sumatera Selatan sudah 35 orang. Terbaru 5 pasien ini sembuh. Kami yakin pasien Covid-19 sudah sangat merindukan susasana seperti sediakala, berkumpul bersama keluarga, melakukan aktivitas normal seperti dulu lagi, oleh karena itu pula kami mengingatkan kembali untuk menjadi perhatian masyarakat selalu mengenakan masker, karena ini menjadi kunci memutuskan virus covid 19 ini,” katanya.

Related Post

Data terbaru pertanggal 1 Mei 2020, sebanyak 945 sampel sedang diperiksa, terdiri dari 638 sampel Orang Tanpa Gejala (OTG), 243 sampel Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan 64 sampel Orang Dalam Pemantauan (ODP).

“Sebanyak 157 sampel dinyatakan positif Covid-19, 176 orang sampel negatif dan 613 sampel masih dalam proses pemeriksaan. Dan terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 6 orang yang diketahui 2 orang berdomisili di Kota Palembang, 2 orang dari Kabupaten Musi Rawas dan 2 orang di Kota Lubuklinggau,” katanya.

Dikatakan Yusri, ia masih sering melihat masyarakat terutama  di suasana kerumunan-kerumunan seperti pasar tidak menggunakan masker, padahal dalam suasana tersebut pula sangta memungkinkan penularan covid 19 sangat cepat.

“Jaga jarak yang sngat penting, penyakit ini tidak ada obat secara khusus karena itu mutlak dibutuhkan daya tahan tubuh melalalui makanan yang bergizi. Makan tidak perlu mahal tapi bergizi, untuk meningkatkan daya tahan tubuh kita. Dan yang paling penting tidak stress, tidak usah panik menghadapi ini laksanakan imbauan, kita yakin dengan disiplin dan dengan kebersamaan kita bisa menghentikan penyebaran virus ini,” pungkasnya. (rel/hms)