Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru. (Photo: hms).
Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menghadiri acara Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Provinsi Sumatera Selatan diselenggarakan oleh Kemenko Perekonomian RI “Optimalisasi Penyaluran KUR Klaster dalam meningkatkan Kesejahteraan dan Pemulihan Ekonomi”.
“Terimakasih pak Menteri atas KUR, kalau ada tambah lagi. 4,4 triliun DI tahun 2020 habis, tahun 2021, 8 trilliun dan tahun 2022 ini tak ada limit” ucap Gubernur Herman Deru (HD).
HD utarakan pak Menko Erlangga bapak UMKM dari segenap kebijakan mulai dari ppkm yang memberikan ruang tetap memberikan aktivitas yang tetap menerapkan Prokes.
“Guna mengetahui perbankan, kami terus memberikan literasi perbankan kepada masyarakat. Tingkat literasi di Sumsel sudah melampaui nasional”.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto katakan Penyerahan kredit usaha rakyat (KUR) yang diberikan secara kelompok misal kepada bakso, petani sawit dan pembuatan songket dan lain-lain.
“Kami mengapresiasi capaian KUR di Sumsel yang NPL rendah dan Capainnya meningkat 100 persen dibandingkan 2020 yang 4,4 t dan di 2021, 8 t , pemerintah menaikan 285 t jadi 373 t di 2022 kur ini artinya bebas bisa Perdagangan, perkebunan dll” ujarnya.
Turut hadir Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, Ketua DPRD Prov. Sumsel, Hj. R.A. Anita Noeringhati, SH., MH, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, Deputi Bid. Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian, Iskandar Simorangkir, Deputi Bid. Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian, Musdalifa Mahmud, Ketua Komisi XI DPR RI Fraksi Golkar, Dito Ganindito, Anggota DPR RI, Ace Hasan Sazili, dan para Kepala OPD Prov. Sumsel. (jek/ril)