Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru. (Photo: hms).
Banyuasin, Berita Rakyat Sumatera – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengapresiasi masyarakat Banyuasin utamanya kepada petani yang mempunyai inovasi pemikiran yag cemerlang dimana dapat memanfaatkan lahan penangkaran benih hingga dapat menghasilkan panen
Hal tersebut diutarakan Gubernur Sumsel Herman Deru pada acara Panen Raya ip 200 didampingi Bupati Banyuasin H. Askolani Jasi, S.H., M.H. bersama masyarakat Banyuasin di Lahan Penangkaran Benih Kelompok Tani Sri Rezeki dengan luas sekitar 20 Hektar.
“Kepada masyarakat Banyuasin terutama kepada H. Ali telah berhasil panen dari penangkaran dan sudah masuk e-katalog. Artinya sudah bersertifikasi dan sudah dapat dijadikan acuan bagi masyarakat dalam hal mengelola pertanian yaitu dalam hal panen Padi. Saya juga mengapresiasi Bupati Banyuasin termasuk juga Bupati OKI, OKU Timur, OKU Selatan, dan Ogan Ilir yang telah menyediakan lahan di daerahnya untuk penerapan food estate ” ucapnya.
HD utarakan, dengan berbagai masalah dalam hal produktivitas pertanian, kondisi tanah dan kualitas, menyebabkan harga jual dan kualitas di setiap daerah berbeda. Dengan konsep food estate yang melibatkan stakeholder terkait dan peduli pertanian di Sumsel akan dapat menyeragamkan kualitas dan harga.
“Semua program irigasi dan pompanisasi harus tetap dijalankan dan kita perhitungkan losis panen. Kita tahu pengadaan pupuk 24 jt ton tidak mencukupi. Maka saran saya kepada pak Menteri, agar diberikan subsidi terkait harga guna membantu para petani” tutupnya.
Pada kesempatan tersebut Gubernur Sumsel Herman Deru memberikan bantuan alat peralatan pertanian combine alat panen dan bantuan lainnya.
Turut hadir Anggota DPRD Sumsel M.Yasser, Ustad H. Solihin Hasibuan, Kepala OPD Sumsel serta Kepala OPD Banyuasin dan FKD Banyuasin. (ojn/ril)