Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru. (Photo: hms).
Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Acara yang diikuti Gubernur Sumsel H. Herman Deru adalah Program Penyerahan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yaitu Penjaminan kredit modal kerja untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi nasional secara Virtual
Presiden Joko Widodo menjelaskan gambaran pertumbuhan ekonomi dunia yang semula minus 2,5 % menjadi minus 6-7%.
“UMKM menjadi prioritas utama dalam pemulihan ekonomi nasional. Usai UMKM terdampak Covid-19 diberi keleluasaan untuk melakukan restrukturisasi kredit, maka pemerintah melihat bahwa suntikan modal kerja untuk UMKM menjadi sangat penting,” ujar Presiden Jokowi.
PT Jamkrindo dan PT Askrindo telah ditugaskan melalui Keputusan Menteri Keuangan untuk menjamin pelaku usaha UMKM atas kredit modal kerja yang diberikan oleh perbankan.
Di sisi lain, bank sebagai salah satu penyalur kredit kepada UMKM tetap menerapkan prinsip kehati-hatian di tengah resiko tingginya gagal bayar. Di sinilah peran penjaminan kredit sangat diperlukan. Itulah sebabnya kredit modal kerja tersebut akan dijamin pemerintah.
“Oleh karena itu, baik Jamkrindo maupun Askrindo diharapkan secara aktif sudah bisa melaksanakan programnya sehingga modal kerja ini bisa dilakukan perbankan,” tuturnya.
Sebagai informasi, Pemerintah telah menganggarkan dukungan fiskal untuk penanganan pandemi Covid-19. Total dukungan fiskal yang dianggarkan adalah sebesar Rp695,20 T.
Dalam agenda acara Penyerahan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Sumatera Selatan, Gubernur Herman Deru menyerahkan kredit modal kepada Koperasi Kopdit Mekar Sehati Belitang.
Turut hadir Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Ir. Yohannes H. Toruan, M.Sc, Kadis Koperasi dan UKM, Dra. Hj. Musiawati. M.M, Kadis Perindustrian, Ir. Ernilah Rizar., M.M, Karo Perekonomian H. Afrian Joni., SE., M.M, Hari Widodo, dan Direktur Utama (Dirut) Bank Sumsel Babel, Syamsudin. (ray/rel)