Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi. (Photo: ist).
Medan, Berita Rakyat Sumatera – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi memastikan harga barang kebutuhan pokok stabil dan terjangkau menjelang Idul Fitri 1442 Hijriah.
“Di Sumut misalnya, hasil pantauan langsung, harga bapok (bahan pokok) stabil,” ujar Mendag usai meninjau Pasar Rakyat Jawa Belawan Kota Medan dan Pasar Induk Medan Metro Pasar Raya, Medan Metropolitan Trade Centre (MMTC) Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Sabtu (1/5)
Didampingi Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto dan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Syailendra, Mendag menyebutkan, berdasarkan data dan wawancara, kestabilan harga bapok di Sumut tercatat sebagai yang terbaik.
Pantauan di Pasar Jawa Belawan, harga beras medium Rp 10.000-11.000/kg, beras premium Rp 12.000-13.000/kg, gula pasir curah Rp 13.000/kg, tepung terigu Rp 10.000/kg, minyak goreng curah Rp 14.000/kg setara Rp 12.600/liter, dan minyak goreng kemasan Rp 13.000/liter.
Daging ayam Rp 28.000/kg, daging sapi Rp 125.000/kg, cabe merah keriting Rp 24.000/kg, cabe rawit merah Rp 40.000/kg, bawang merah Rp 28.000/kg, dan bawang putih Rp 24.000/kg.
Mendag meminta Pemerintah Provinsi Sumut dan pemerintah kabupaten/kita terus menjaga ketersediaan dan kestabilan harga bapok.
Dalam kesempatan itu, Mendag Lutfi, mengungkapkan, Kemendag akan melakukan revitalisasi pasar Jawa Belawan agar kondisi pasar itu bisa lebih baik sehingga pedagang dan konsumen nyaman bertransaksi di pasar itu.
“Kemendag terus menyiapkan pasar rakyat yang dapat bersaing dengan pasar modern supaya meningkatkan pendapatan penjual dan kenyamanan pembeli. Diharapkan revitalisasi Pasar Jawa Belawan dapat dilaksanakan segera,” ujarnya.
Kemendag, ujar Lufti, bekerja sama dengan pemerintah daerah akan berusaha menggerakkan perekonomian antara lain dengan menjaga stabilitas harga bapok.
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Syailendra, menyebutkan, Kemendag terus memantau harga dan pasokan bapok secara
nasional.
Selain itu, Kemendag juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan pengusaha bapok agar harga dan pasokan tetap stabil.
“Kemendag telah melakukan pemantauan di beberapa provinsi. Hasilnya, pasokan bapok cukup dan harganya stabil, bahkan cenderung turun sehingga diharapkan masyarakat tenang khususnya menyambut Lebaran,” katanya. (rmt/bbs)