Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H Mawardi Yahya. (Photo: hms).
Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya utarakan dalam rangka mendukung Penanganan Pandemi Covid-19 dan dampaknya, Provinsi Sumatera Selatan mendapatkan gelontoran Dana Alokasi Khusus untuk Tahun Anggaran 2021 dengan total sebesar 6,09 triliun rupiah.
Hal tersebut diutarakannya pada saat membuka Rapat Realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Triwulan II Tahun 2021secara Virtual Meeting melalui Zoom Cloud Meeting.
MY jelaskan, dari 6,09 triliun rupiah tersebut, 2,30 triliun rupiah merupakan DAK yang dilaksanakan oleh Perangkat Daerah Provinsi, dan sisanya sebesar 3,79 triliun rupiah merupakan DAK yang dilaksanakan oleh Perangkat Daerah di Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan DAK yang dilaksanakan oleh Perangkat Daerah Provinsi sebesar 2,30 triliun rupiah terdiri dari 242 miliar rupiah DAK Fisik dan 2,05 triliun rupiah merupakan DAK Non Fisik.
Sedangkan DAK yang dilaksanakan oleh
Perangkat Daerah di Kabupaten/Kota sebesar 3,79 triliun rupiah terdiri dari 1,66 triliun rupiah DAK Fisik dan 2,13 triliun rupiah DAK Non Fisik.
“Kami apresiasi terhadap 3 Kabupaten yang realisasi keuangannya tertinggi antara lain Kabupaten OKI dengan realisasi keuangan sebesar 13,97 persen dan realisasi fisik sebesar 16,43 persen, kemudian disusul oleh Kabupaten Banyuasin dengan realisasi keuangan sebesar 9,47 persen dan realisasi fisik sebesar 19,77 persen dan Kabupaten Musi Rawas dengan realisasi keuangan sebesar 7,76 dan realisasi fisik sebesar12,49 persen” ujar MY.
“Ada empat Kabupaten/Kota yang realisasi keuangannya masih 0 (nol) yaitu Kota
Pagar Alam, Kabupaten Musi Rawas, OKU dan Lahat” tutup MY.
Turut hadir Plh. Sekda Sumsel H. Akhmad Najib. S.H., M.Hum, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaaan Sumsel , Lydia Kumiawati Christyana, M.M, Kepala Bappeda Dr. Ir. H. Firmansyah, M.Sc, Inspektur Prov. Sumsel Bambang Wirawan SE., MM.,Ak.,CA. (jek/ril)