Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H Mawardi Yahya. (Photo: hms).
Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Wakil Gubernur Sumsel, H Mawardi Yahya (MY) menghadiri penyerahan tanah wakaf sekaligus peletakan batu pertama Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Sumsel dihadiri Ketua Umum PB NU, KH. Yahya Cholil Staqub.
MY mengatakan, atas nama masyarakat Sumsel menyambut baik atas pembangunan tersebut, sebagai langkah mendukung pembangunan Provinsi Sumsel. “Langkah ini merupakan bagian dari perjuangan kita semua untuk membangun Provinsi Sumsel,” ungkapnya.
MY menjelaskan, Pemerintah Provinsi Sumsel akan mengupayakan mendukung pembangunan tersebut utamanya terkait akses jalan menuju Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Sumsel.
“Permasalahan jalan saat ini sedang berproses bahkan sudah ada langkah rapat bersama dengan bupati/walikota. Dapat saya pastikan pembangunan jalan akan diselesaikan sebelum Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Sumsel ini selesai di bangun” tegasnya.
Ketua Umum PB NU, KH Yahya Cholil Staqub menyampaikan apresiasi atas wakaf tanah oleh pimpinan Ponpes Ar Rahman untuk dibangun Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Sumsel.
“Saat ini sudah ada 43 pertuguruan tinggi yang tercatat di kepengurusan PB NU. Dengan peletakan batu pertama pembangunan ini, mudah-mudahan nantinya PB NU mampu melanjutkan pembangunannya sampai selesai,” harapnya.
Menurut KH Yahya Cholil Staqub, PB NU saat ini akan menerapkan model perguruan tinggi yang baru yaitu sistem perguruan tinggi NU melalui kerja kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi internasional yang terkemuka baik di timur tengah maupun lainnya. “Intinya kita ingin menerapkan kurikulum baru yang dapat ditetapkan secara nasional,” ujarnya.
Turut hadir Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Agus Suhardi, Ketua PWNU Sumsel, KH Amiruddin Nahrawi serta para kepala OPD Provinsi Sumsel. (rma/ril)