Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H Mawardi Yahya. (Photo: hms).
Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya menghadiri dan mengikuti acara Rapat Koordinasi Langkah-langkah Percepatan Realisasi APBD tahun 2021 secara online.
Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., katakan Pemerintah Daerah diminta untuk melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber pendapatan yang memperhatikan aspek legalitas, keadilan, kepentingan umum, karakteristik daerah dan kemampuan masyarakat.
Hal tersebut diutarakan pada saat acara membuka dan sebagai Nara sumber pada acara Rapat Koordinasi Langkah-langkah Percepatan Realisasi APBD tahun 2021.
Pemda juga diminta melakukan koordinasi secara sinergis di bidang pendapatan daerah dengan Pemerintah dan stakeholder terkait; dan meningkatkan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam upaya optimalisasi kontribusi secara signifikan terhadap pendapatan daerah.
Ia memaparkan, pertumbuhan ekonomi Triwulan I Tahun 2021 yang masih terkontraksi sebesar 0,74%.
“Saya ingin menyampaikan ada satu arahan Presiden, saya kira menjadi catatan penting bagi kita, yaitu terkait dengan target pertumbuhan ekonomi kuartal II Tahun 2021 Nasional itu diharapkan ini bisa mencapai 7%,” ujarnya.
Kendati demikian, kondisi saat ini dinilai mengalami perbaikan bila dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi Triwulan IV Tahun 2020 yang terkontraksi sebesar 2,19%.
Jelasnya, Guna memenuhi target pertumbuhan ekonomi tersebut, Tito Karnavian meminta pemerintah daerah fokus pada langkah-langkah percepat penyerapan APBD, dengan melakukan penanganan pandemi Covid-19 secara serius, pemulihan ekonomi yang terkontraksi akibat pandemi, beserta pelayanan publiknya.
“Satu di antaranya, dengan mengambil langkah atau strategi percepatan penyerapan pendapatan dan belanja daerah” jelasnya.
Turut hadir para Kepala OPD Prov. Sumsel. (rma/ril)