Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H Mawardi Yahya. (Photo: hms).
Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Wakil Gubernur Sumatera Selatan Selatan H. Mawardi Yahya katakan, Kita patut bersyukur dimana Presiden telah mengeluarkan Perpres 72 tahun 2021 dan Rencana Aksi Nasional Penuruan Angka Stunting Indonesia itu sebagai acuannya dengan terobosan capai target penurunan untuk 14 persen tahun 2024.
Hal tersebut diutarakan pada saat membuka acara Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dalam rangka PercepatanPenurunan Stunting (PPS) Tingkat Prov. Sumsel, Rabu (25/5/2022)
“Kita berharap semua pihak bersungguh-sungguh menjalankan program yang menjadi tanggung jawabnya dan berkolaborasi, mengedepankan terobosan-terobosan guna Penurunan Angka Stunting khususnya di Sumatera Selatan” ujar Wagub Mawardi Yahya (MY).
MY utarakan, Hasil Studi Status Gizi Balita di Indonesia (SSGBI) Tahun 2019 menunjukkan Sumatera Selatan menempati kategori provinsi kategori tinggi prevalensi stunting yaitu 28,98 persen. Kemudian hasil survei status gizi Indonesia (SSGI, tahun 2021) menyebutkan, prevalensi balita stunted di Sumatera Selatan sebesar 24, 8 persen.
“Kita masih punya waktu dalam hal penurunan Stunting sesuai target secara nasional tahun 2024 dengan mengedepankan kualitas pelaksanaan melalui koordinasi, sinergi, dan sinkronisasi pemerintah
daerah provinsi dan kabupaten/kota, pemerintah desa, dan seluruh mitra kerja dan pemangku kepentingan” ungkap MY.
Lanjut MY, guna penurunan Stunting melibatkan PKK serta perangkat Desa penting untuk dilakukan mengingat sistem perencanaan pembangunan dan sistem pemerintahan yang sudah sangat terdesentralisasi hingga ke level desa.
“Saya optimis ini tercapai. Harapan saya, semoga tim percepatan penurunan stunting yang telah terbentuk baik di tingkat provinsi
maupun kabupaten/kota dapat memberikan kontribusi signifikan bagi penyelenggaraan percepatan penurunan stunting di Sumatera Selatan khususnya, ” tutup MY.
Turut hadir Kepala Perwakilan BKKBN Sumsel , Mediheryanto, S.H., M.H dan para Kepala OPD Prov. Sumsel. (ojn/ril)