Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H Mawardi Yahya. (Photo: hms).
Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya katakan guna mengurangi serta menekan wabah covid-19 di Sumatera Selatan, maka diberlakukannya suatu kebijakan Sistem lalu-lintas ganjil-genap di Palembang, Sumatera Selatan.
Hal tersebut diutarakan saat menghadiri dan mengikuti Rakortas Perpanjangan dan Pengetatan Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.
“Penerapan sistem lalu lintas ganjil-genap di Palembang bertujuan untuk membatasi mobilitas masyarakat. Dengan pembatasan mobilitas, diharapkan dapat menekan laju penyebaran COVID-19” ujar MY.
MY jelaskan Palembang dengan status Zona merah, zona kuning Kabupaten OI, OKI, OKUS dan Empat Lawang dan zona orange 12 Kabupaten/ Kota , peningkatan kasus tanggal 4 Juli 2021 sejumlah 244 positif serta total terkonfirmasi 29.275 kasus.
“Telah melakukan cakupan vaksinasi Nakes 95,22 persen, Pelayanan Publik 93, 61 persen, Lansia 13, 84 persen serta masyarakat umum 3,40 persen” ucapnya.
Rakortas Perpanjangan dan Pengetatan Pelaksanaan PPKM Mikro dibuka Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
Turut hadir Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat Ir. S.A.Supriono, Ka. Dinas Sosial Prov. Sumsel Mirwansyah, SKM., MKM., Karo Perekonomian H. Afrian Joni., SE., M.M, Kasat Pol PP Prov. Sumsel M. Aris Saputra, S.Sos, M.Si. (jek/ril)