Categories: Berita Sumsel

Sekda Sumsel Buka FGD Luas LBS di Sumsel

Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Gubernur Sumsel H. Herman Deru diwakili Sekretaris Daerah  Prov. Sumsel H. Nasrun Umar membuka dan menghadiri  Focus Group Discussion (FGD)  tentang luas Lahan Baku Sawah (LBS) yang tersebar di Provinsi Sumsel.

FGD ini bertujuan untuk menyamakan data LBS yang dimiliki oleh Kab/Kota Se-Sumsel dengan data yang diberikan oleh Kementerian ATR/BPN.

Adapun selisih luas LBS yang ada di Sumsel saat ini berdasarkan SP lahan 2017 seluas 621.903,28 Ha sedangkan bedasarkan ATR/BPN 2019 seluas 470.602,4 Ha. Terdapat selisih luas LBS seluas 151.300,8 Ha

Related Post

Pada kesempatan itu, Herman Deru melalui Nasrun Umar menyampaikan bahwa FGD yang dilakukan hari ini merupakan langkah yang diambil Pemerintah Provinsi Sumsel untuk melakukan verifikasi data LBS yang dimiliki.

“ini merupakan FGD yang dilaksanakan untuk melakukan verifikasi Luas LBS yang dimiliki oleh Kab/Kota se-Sumsel, selain itu Saya tegaskan bahwa untuk mendapatkan data luas LBS harus melalui satu pintu”, Ucap HNU.

Terkait dengan adanya selisih luas LBS di Sumsel,  Nasrun meminta kepada seluruh dinas – dinas terkait untuk melakukan Ground Check agar mendapatkan data yang benar sesuai dengan kenyataan di lapangan.

Pada kesempatan yang sama Plt. Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumsel, Ir. Antoni Alam, M.Si menyampaikan bahwa pendataan lahan yang dilakukan bukan untuk mengakui hak, tapi ini dilakukan hanya untuk mengindentifikasi dan memverifikasi luas LBS yang ada di Sumsel agar dapat diajukan ke Kementerian ATR/BPN guna memberi rasa aman bagi para petani yang ada di Sumsel agar sawah yang mereka miliki dapat terlindungi.

Turut hadir Kadishut Pandji Tjahjanto, S.Hut. M.Si, Para Kepala Bappeda , Kadis Pertanian, Kepala Kantor Pertanahan serta Kadis PU BM TR Kab/Kota Se Sumatera Selatan (ojn/rel)