Categories: Berita SumselHeadline

Anggota DPR-RI F Nasdem Percha Leanpuri: Kita Harus Belajar Dari Sejarah, Ekonomi Rakyat Kuat – Ekonomi Negara Akan Tangguh

//Semua Bank Negara Permudalah Kredit Usaha Rakyat, Dorong dan Tumbuh Kembangkan Usaha Kerakyatan Pungkas Percha Tegas.

BATURAJA, Berita Rakyat Sumatera – Anggota DPR-RI Komisi XI (Bidang Keuangan), Hj Percha Leanpuri, B.Bus, M.BA, Baru 3 minggu ditugaskan fraksi NasDen di komisi XI langsung jalankan amanah turun ke daerah pemilihan (Dapil) Sumatera Selatan 2, khususnya di OKU RAYA (Kabupaten OKU, OKU Timur dan OKU Selatan).

Putri sulung Gubernur Sumsel H Herman Deru ini, dalam kunjungan kerjanya ke Baturaja (OKU) Bertemu dengan semua Pemimpin bank milik negara, dan Pertemuan itu dipusatkan di Kantor BRI Cabang Baturaja.

Related Post

Kedatangan mantan anggota Komisi VI (Bidang BUMN) DPR RI ini bermaksud untuk berkoordinasi secara langsung berkaitan dengan realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pasca dampak wabah Covid 19, khususnya berkaitan dengan program pemerintah yang disalurkan melalui perbankan dan Kridit Usaha Rakyat.

Jajaran pemimpin bank yang hadir, yakni dari BRI, BNI, Bank Mandiri,  BTN dan Bank Sumsel Babel yang merupakan bank daerah (Sumsel) sebagai bank milik pemerintah daerah.

Hj Percha Leanpuri, B.Bus, M.BA, dalam kunjungan kerjanya ke Baturaja (OKU) Bertemu dengan semua Pemimpin bank milik negara. (Photo: ist).

Berbagai hal yang dibicarakan, intinya bagaimana pelaksanaan program pemerintah yang berkaitan dengan pemulihkan perekonomian rakyat dan meringankan beban rakyat. Khususnya berkaitan dengan relaksasi dan restrukturisasi pinjaman dana atau kredit di perbankan se OKU Raya.

“Kita ingin melihat sejauh mana perkembangan program pemulihan ekonomi nasional (PEN) ini khususnya di tiga daerah ini (OKU, OKU Timur dan OKU Selatan). Soalnya akibat wabah Covid 19 banyak sekali yang terdampak. Semua lini terkena dampaknya.”

“Oleh karena itu, bapak ibu hari ini saya ingin mendengarkan seperti apa keluhan atau hal  apa yang perlu kami bantu menyampaikan ke pemerintah pusat berkaitan dengan program pemerintah melalui perbankan ini,” ujar Percha.

Dalam pertemuan tersebut terungkap, rata-rata para pemimpin bank negara ini menyampaikan bahwa secara umum mereka terdampak semua akibat wabah Covid 19. Apalagi OKU RAYA ini, merupakan daerah pertanian dan perkebunan, pergerakan ekonomi sangat bergantung dengan harga komoditi pertanian seperti harga karet dan sawit.

“Terutama kami sangat terdampak. Soalnya produk unggulan kami adalah sektor perumahan yakni Kredit Kepemilikan Rumah (KPR). Para pengembang (deplovert) kesulitan memasarkan perumahan akibat daya beli masyarakat menurun pasca serangan Covid ini,” ujar Isnin, pemimpin BTN Cabang Pembantu Baturaja.

Semua Pimpinan Bank juga menyatakan Rata rata pengucuran kredit, terutama kredit usaha rakyat mengalami penurunan. Namun demikian, para pemimpin bank negara ini tetap optimis, semua program pemerintah akan berjalan.

“Untuk bansos, yang penyalurannya lewat kantor Pos (PT Pos Indonesia), alhamdulillah sudah berjalan dan uangnya kita (BNI) yang mengadakannya,” kata Tedi, Pemimpin BNI 46 Cabang Baturaja.

Kemudian, mengenai relaksasi dan program restrukturisasi pinjaman bagi nasabah juga sudah berjalan dan tetap memperhatikan aturan perbankan dan keuangan. Untuk masyarakat di pedesaan mereka juga membuat agen 46 di desa desa. Berkaitan dengan traksaksi dan lainnya masyarakat tidak harus ke ibukota  kabupaten.

Begitu juga dengan Bank Mandiri, BRI dan Bank Sumsel Babel. Semuanya menyampaikan laporan program kerja masing masing berkaitan dengan pemulihan ekonomi nasional.

Semua Pimpinan Bank  optimis program kerja akan tetap berjalan di tengah serangan Covid 19. Pemberian kredit khususnya KUR tetap ada meski dengan penyeleksian yang ketat.

Pada akhir acara BRI menyerahkan bukti pencairan pinjaman kredit usaha rakyat (KUR) kepada nasabah Rini Joni (usaha toko alat listrik) yang terkena dampak covid 19 sebesar Rp 450 juta disaksikan Hj Percha Leanpuri.

Sebelum ditutup acara Pertemuan Percha leanpuri menghimbau semua pimpinan Bank untuk mempermudah syarat Kridit Usaha Rakyat karna saat ini kondisi Prekonomian di semua negara termasuk juga Indonesia di tengah terpaan badai Covid-19 tidak menentu.

“Namun kita harus Optimis, Kita harus belajar dari sejarah bahwa Ekonomi Nasional akan Tangguh  Ketika Ekonomi Kerakytatan Kuat, oleh karnanya Dorong dan Permudalah Kridit Usaha Rakyat.” Pungkas Percha Anggota DPR-RI Fraksi Nasdem yang juga saat ini menduduki jabatan wakil ketua DPP Garda Pemuda Nasdem. (edd)