Ilustrasi Guru Honorer Lagi Mengajar. (Photo: ist).
Jakarta, Berita Rakyat Sumatera – Akademisi dari Universitas Pancasila Dian Nurdiansyah mengatakan, peringatan Hari Guru Nasional merupakan momentum untuk memperkuat literasi digital pada satuan pendidikan.
“Baik guru maupun peserta didik perlu memiliki keterampilan literasi digital,” katanya dihubungi di Jakarta, Jumat.
Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila itu menambahkan, perkembangan era digital mendorong guru untuk memahami serta meningkatkan keterampilan literasi digital.
“Salah satu langkah sederhana adalah dengan tetap menerapkan sistem e-learning,” katanya.
Dia menambahkan, kendati saat ini sistem pembelajaran jarak jauh tidak lagi digunakan namun upaya untuk mempelajari teknologi baru yang terus berkembang sangat diperlukan.
“Guru berperan untuk terus memberikan literasi digital kepada peserta didik meskipun di tengah sistem pembelajaran tatap muka,” katanya.
Selain itu, Dian Nurdiansyah juga mengingatkan perlunya pendampingan dan pengawasan kepada peserta didik saat mengakses konten-konten di internet atau media sosial.
“Hal ini bertujuan untuk mencegah siswa agar tidak mengakses konten-konten yang mengandung kekerasan atau konten negatif lainnya,” katanya.
Selain itu, dia juga mengingatkan perlunya penguatan program kompetensi terkait literasi digital bagi guru.
“Khususnya bagi guru yang mengajar di wilayah pelosok, perlu difasilitasi dengan pembekalan dan peningkatan akses internet,” katanya.
Sementara itu, Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi digital bagi guru.
Plt. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kemenko PMK Aris Darmansyah Edisaputra mengatakan bahwa era teknologi digital yang berkembang pesat menjadi tantangan di bidang pendidikan yang perlu menjadi perhatian utama.
Aris juga mengatakan bahwa hal itu sejalan dengan Tema Hari Guru Nasional 2022, yakni “Serentak Berinovasi, Wujudkan Merdeka Belajar”.
“Hari Guru Nasional yang diperingati setiap tanggal 25 November diharapkan akan menjadi momentum untuk terus meningkatkan kompetensi digital guna mendukung sistem pembelajaran yang terus berkembang,” katanya. (ojn/bbs)