Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru. (Photo: hms).
Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bercerita jika pada tahun 90 an dirinya pernah membantu pemasok sapi, dari 80 ekor sapi yang dipotongnya, terbanyak disalurkan kepada pedagang bakso.
Hal tersebut diutrakan pada saat Silaturahmi Gubernur Sumsel dan makan bakso bareng dengan Paguyuban Bakso Solo Berseri (PBSB) Sumsel.
“Saya sangat senang atas kehadiran paguyuban Bakso dan saya langsung mengajak berkumpul di Griya sebagai ucapan terimakasih dan balas budi pada pedagang bakso” ujar Gubernur Herman Deru (HD).
HD utarakan strategi dalam berdagang utamanya kontrol kebersihan dan saya pelajari semasa pandemi covid-19 adalah yang bertahan yaitu kuliner dan sebagai Soko guru perekonomian.
“Pada saat pandemi, Saya bantu jual dengan endorse kuliner dan hasilnya maksimal” ucap HD.
Lanjut HD, kita harus fokus dengan keahlian maupun keterampilan apa yang kita miliki disamping modal usaha yang paling utama adalah pemasaran dan ketiganya harus dipenuhi kalau mau jadi pengusaha sukses.
“Jadilah enterpreneur bukan lagi hanya jadi buruh, kembangkan niat dan usaha dengan dan jadilah pengusaha” tutupnya.
Pada kesempatan tersebut Gubernur Sumsel H. Herman Deru memberikan bantuan Penyerahan KUR Bank Sumsel Babel kepada Ketua Paguyuban Bakso Solo Berseri (PBSB) Tugimin sebesar 4 M didampingi Koordinator Wilayah (Korwil) International Council for Small Business (ICSB) Samantha Tivani Herman Deru.
Turut hadir Ketua TP PKK Sumsel Hj. Febrita Lustia Herman Deru, Dirut Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin, Kepala KantorPerwakilan Bank Indonesia Sumsel, Hari Widodo dan para Kepala OPD Prov. Sumsel serta Staf Ahli Gubernur H. M. Kholid Mawardi, S.Sos., M.Si. (rma/ril)