Gubernur Sumsel H Herman Deru menyerahkan bantuan Uang Kuliah Tunggal. (Photo: hms).
Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Gubernur Sumsel H Herman Deru didampingi Sekda Sumsel H Nasrun Umar menyerahkan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) kepada mahasiswa kurang mampu terdampak covid-19 dan bantuan pada Pondok Pesantren se-Sumsel untuk persiapan menuju adaptasi kebiasaan baru.
“Hari ini kita menuntaskan pendistribusian untuk bantuan kepada mahasiswa se-Sumsel di PTN maupun Swasta sebanyak 92 Perguruan Tinggi dengan jumlah mahasiswa 18.082, termasuk mahasiswa yang mengajukan di Sudan dan Mesir, juga ada bantuan untuk total 328 Ponpes tanpa tersisa,” ujarnya.
HD menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan yaitu 15 juta Per Ponpes untuk persiapan menghadapi new normal tentu dan bantuan 1 juta per mahasiswa untuk semester ganjil dan genap. Sehingga untuk 18.082 mahasiswa yaitu sekitar 18 M lebih.
“Terima kasih ke perguruan tinggi dan kyai ponpes yang tetap semangat dalam kondisi pandemi santri tetap menjalankan pendidikan. Dan saat ini apa yang sudah kita rencanakan sudah terlaksana begitu panjang prosesnya tapi ini juga kerja keras perguruan tinggi negeri dan swasta membantu program Gubernur dalam hal pendataannya bagi mahasiswa terdampak covid-19,” ujarnya.
“Baru Prov Sumsel yang melakukan hal ini dan ini dilakukan pertama kali di Indonesia diharapkan juga dapat memicu daerah lainnya melakukan serupa,” tuturnya.
Sementara itu, Sekda Sumsel H Nasrun Umar mengatakan bahwa perencanaan kegiatan ini telah disiapkan untuk menanggulangi dampak ekonomi, sosial, dan kesehatan. Dan telah mengkaji data dan berkoordinasi dengan pihak terkait.
Turut hadir Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Najib, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Prof Edwar Juliartha, Kadisdik, Reza Pahlevi, Kepala BPBD, Iriansyah, Kasatpol PP, H Aris Saputra, Karo Kesra, Iqbal Alisyabana, SSTP, Karo Umum dan Perlengkapan M Zaki Aslam. (mhn/rel)