Categories: Berita SumselHeadline

Resmi Usul PSBB, Pemkot Prabumulih Akhirnya Sosialisasi ke Pasar Seru Pakai Masker

//Kadinkes Happy Tedjo: Seorang Warga Sembuh Dijemput dari RSMH

//Firlandia Mochtar: Walau Terlambat, Sosialisasi Wako Kita Apresiasi

//Selvi Tosima: Bila Kompak, Yakin Wabah Covid Segera Berakhir

Related Post

PRABUMULIH, Berita Rakyat Sumatera – Rencana Pemerintah Kota Prabumulih mengusulkan kenaikan status dari Zona Merah naik level ke Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) resmi diusulkan ke Menteri Kesehatan RI melalui Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Berita gembira lainnya, seorang warga Kota Prabumulih atas nama Mrt (42) dinyatakan sembuh dan sudah dijemput pulang dari RSMH Palembang, sebagai rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di Sumatera Selatan.

Walikota Prabumulih, Ridho Yahya, sebelumnya memastikan pihaknya bersama Forkompimda Kota Prabumulih resmi mengusulkan PSBB ke Menteri Kesehatan, melalui Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. “Sudah ada kesepakatan dengan Forkompimda, kita Kota Prabumulih sepakat usulkan PSBB,” kata Ridho kepada wartawan.

Usulan PSBB itu resmi disampaikan hari ini ke Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. “Usulan PSBB setelah disetujui oleh Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Prabumulih, hari ini sudah diantarkan ke Provinsi Sumsel,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih, dr. Happy Tedjo dikonfirmasi Berita Rakyat Sumatera.

Selain itu, lanjut Tedjo, Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG) terus dilakukan pemantauan di lapangan. “Pengawasan terhadap ODP dan OTG yang sudah Rapid Test terus diawasi ketat, juga dilakukan komunikasi dengan RT, Babinsa, dan Babinkamtib setempat,” kata Tedjo.

Kemudian, kata Tedjo, ada kabar gembira seorang pasien Covid-19 atas nama Mrt (42) dinyatakan sembuh. “Alhamdulillah saudara Mrt dinyatakan sembuh dan sudah kembali ke rumah orang tuanya di Sukajadi, Prabumulih,” ujar Tedjo.

Sementara itu, informasi yang dihimpun Berita Rakyat Sumatera, akhirnya Pemkot Prabumulih berkeliling memberitahukan kepada masyarakat yang ada di Pasar-pasar hingga ke perkampungan mensosialisasikan agar memakai masker dan melakukan Physical Distancing, dan mengikuti protokol penanganan Covid-19. Walikota Ridho Yahya bersama pejabat-pejabat penting lain di Kota Prabumulih berkeliling kota, bahkan ada yang menggunakan kendaraan dan pengeras suara melakukan sosialisasi kepada masyarakat, untuk memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Covid-19 di Kota Nanas.

Untuk diketahui, data teranyar total ODP tercatat di Dinas Kesehatan sebanyak 153 orang, 68 orang telah selesai pemantauan dengan kondisi sehat, 85 orang masih dalam masa pemantauan. Selain itu, total PDP sebanyak 16 orang, 8 orang sudah selesai pengawasan (3 orang meninggal dunia), 8 orang masih perawatan.
Untuk Kasus Positif Covid-19 sebanyak 12 orang, 1 orang meninggal dunia, 11 orang masih dalam pemantauan. Jumlah Pemantauan OTG sebanyak 411 orang (merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi Covid-19/kasus positif).

Terpisah, Tokoh masyarakat Kota Prabumulih, Firlandia Mochtar mengatakan, mendukung sosialisasi yang dilakukan Pemerintah Kota Prabumulih keliling menemui masyarakat. “Inilah yang kita kehendaki, mestinya dari dulu sudah dilakukan sosialisasi seperti ini. Tapi, walaupun terkesan terlambat tetap kita apresiasi sosialisasi langsung yang disampaikan kepada masyarakat tersebut,” kata Firlandia lantas tersenyum.

Sosialisasi yang dilakukan itu, lanjut Firlandia, diharapakan dilakukan secara rutin karena untuk kesehatan masyarakat secara bersama-sama. “Ini kegiatan bagus, semoga dilakukan secara rutin agar kesehatan kita terus terjaga secara bersama-sama,” kata Firlandia Mochtar, Ketua Ikatan Pejabat Pembuat Akte Tanah (IPPAT) Sumsel Periode 2018-2021.

Dukungan yang sama disampaikan oleh Tokoh wanita Kota Prabumulih, Selvi Tosima. Menurut Selvi, langkah sosialisasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Prabumulih patut diapresiasi dan didukung oleh seluruh masyarakat Kota Prabumulih. “Saya lihat sudah ada sosialisasi keliling Kota Prabumulih, walaupun sedikit terlambat, ini patut kita apresiasi dan didukung. Semoga apa yang sudah dilakukan berdampak baik bagi masyarakat, juga semoga Covid-19 ini segera berakhir,” kata Selvi.

Menurut Selvi, bila semua masyarakat bersama-sama Pemerintah Kota Prabumulih secara kompak melawan Covid-19, Selvi yakin wabah ini akan segera berakhir. “Kalau sosialisasi seperti ini dilakukan secara rutin dan konsisten, saya yakin kita akan cepat terbebas dari wabah ini. Semoga saja ini cepat berlalu,” ujar Selvi penuh harap. (asm/ras/bbs)