oleh

TUNJANGAN TENAGA MEDIS DAN ASN LAINNYA BELUM DIBAYAR

Prabumulih, BeritaRakyatSumatera – Pemerintah kota Prabumulih belum memberitahukan Anggaran apa saja yang akan dialihkan terkait untuk penanganan wabah COVID-19 di kota Prabumulih, hal ini terkonfirmasih oleh beritarakyatsumatera.com kepada Sutarno selaku ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih Tadi malam.

“Ya memang sebelumnya Pemerintah sudah menyampaikan Pemberitahuaan kepada kami bahwa Dana untuk Percepatan Penangan Penyebaran dan Dampak Virus Korona COVID-19  sebesar 16 miliar namun kami belum tahu Uang tersebut berasal dari Post mana saja, Penyevingan Dana untuk Penanganan Covid sudah ada Payung Hukum nya, Peraturan Pemerintah maupun Permenkeu nya “.ujar Tarno.

Ketika ditanya apakah ada Proyek Pembangunan yang ditunda untuk dialihkan untuk Penanganan Korona Covid 19, Sutarno pun menjawab bahwa ia belum tahu namun sutarno sendiri mengatakan kan Tak masalah apabila ada proyek yang di tunda dan Danah nya di alih kan untuk Penanganan Covid-19.

Di tempat terpisah beritarakyatsumatera.com juga menghubungi Mat Amin anngota DPRD kota Prabumulih, Mat Amin ketika ditanya oleh beritarakyatsumatera.com tentang masih tampil nya semua Anggaran Proyek  di LPSE  apakah tidak ada Peyevingan Dana dari Program Proyek teresebut, Dan apakah Dana  Pembayaran Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) untuk semua Aparatur Sipil Negra (ASN) sampai saat ini belum dibayarkan termasuk tenaga Medis di kota Prabumulih yang di saving.

Mat Amin dengan tegas mengatakan bahwa Sampai saat ini Pemerintah kota belum memberikan Rincian dana mana saja yang di Saving dan dialihkan untuk Penanganan Covid-19,”Saat ini Pemerintah kota belum memberi Rincian dana mana saja yang di Saving, dan Saya berharap jangan sampai Saving dana di ambil dari Tunjangan Pegawai, jika perlu semua Proyek fisik 2020 di tidak usah di Lelangkan kalau pun harus ada yang di Lelangkan Proyek Fisik tersebut Benar benar urgen”tutur nya.

Sementara Itu Pegawai Negeri Sipil kota prabumulih yang mewanti wanti agar nama nya tidak di sebutkan mengatakan”Kami berharap kepada Walikota agar segera Membayar kan Tunjangan kinerja kami, apalagi kami adalah Garda terdepan dalam Penangan Wabah Corona ini, jangan kan untuk mendapatkan Tambahan yang lain seperti DI daerah lain untuk tenaga Kesehatan, Tunjangan yang lama saja belum di Bayarkan, namun kami sebagai Tenaga Medis tetap akan Bekerja Keras menangani Pasien yang di duga ODP maupu pasien lainya,). katanya Bersemangat.

Aparatur Pegawai Negeri sipil lainya Juga mengatakan Tunjangan kinerja mereka belum di Bayar sampai saat ini “Baguslah pak kalau di Beritakan semoga Bos Bos kami di atas Terketuk Hati nya untuk Membayakan Tunjangan kami,karna kalau hanya mengandalkan gaji kami kesulitan,sebab gaji kami sudah di Pakai untuk Nyicil Kredit Rumah”. katanya.”

Menteri Keuangan Sri Mulyani Baru baru ini memintah semua Pemerintah Daerah untuk  segera Merealokasi Anggaran dan focus untuk  pada Penanganan Covid-19, Sri mulyani mengancam akan akan memberi Sangsi Tegas kepada Pemerintah Daerah yang tidak serius menanganI covid-19. Menurut Srimulyani masih Banyak Daerah yang belum Memfokuskan Angaran terhadap penanagan korona dan dampak Corona.

Srimulyani pun menegaskan ia bersama dengan menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dapat mengecek langsung mana Daerah yang sudah dan belum mengubah Postur Anggaran”Kami akan sama sama monitor”,Tegasnya. (eddy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *