oleh

Wah.. di Musim Covid-19, Ternyata 30 Paket Proyek di Palembang Tetap Tancap Gas

//Menteri Keuangan Sri Mulyani: Instruksi Presiden, Anggaran Prioritas untuk Penanangan Covid

//Jekki Parmusi: Seharusnya Walikota Lebih Prioritas Penanganan Covid-19, Misal: Swab Test Setiap Kelurahan, Proyek Infrastruktur Untuk Rakyat tapi saat ini Penanganan Covid-19 Untuk Keselamatan Rakyat, Mana yang lebih Penting ???

PALEMBANG, Berita Rakyat Sumatera – Walau Coronavirus Covid-19 masih mewabah, ternyata pembangunan fisik dan nonfisik di Kota Palembang tetap tancap gas. Di beberapa tempat dalam Kota Palembang tengah dilakukan pembangunan (peningkatan) jalan, bahkan pendaftaran lelang puluhan proyek fisik dan nonfisik tetap ditender pada Lembaga Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Palembang. Memang tidak menyalahi aturan, tapi alangkah baiknya memprioritaskan penanganan penyebaran Covid dan dampak Covid bagi warga Kota Palembang, karena ini menyangkut nyawa manusia.

Pantauan Berita Rakyat Sumatera, pembangunan atau peningkatan proyek jalan beton tengah dilakukan di beberapa ruas jalan, antara lain di sepanjang jalan HBR Motik, Km.9 Palembang. “Iya, saya sering lewat sini, lihatlah ini sedang dibangun. Pekerjanya juga banyak kalau lagi membangunnya,” kata Yasmin (45), warga Sukarami, Palembang.

Daftar LPSE Tender paket proyek Kota Palembang.

Dalam lelang di website Lembaga Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Palembang, setidaknya hingga 28 April 2020 malam, terdata sekitar 30 proyek fisik dan nonfisik sedang dilelang untuk dikerjakan. Antara lain sedang dilelang paket peningkatan jalan Garuda I kompleks Griya Hero Abadi senilai Rp200 juta, pemeliharaan jalan Srijaya dan sekitarnya senilai Rp799 juta, pemeliharaan jalan Sirnaraga dan sekitarnya di Gandus senilai Rp499 juta.

Selain itu, pendaftaran lelang paket kontruksi pembangunan gedung SDN 03 Kecamatan Ilir Barat I Palembang senilai Rp1,2 miliar, dan pemeliharaan jalan manunggal Rp999,8 juta atau hampir satu miliar. Pendaftaran paket-paket itu berakhir pada tanggal 29 April 2020, ada juga yang berakhir pada tanggal 30 April 2020 yaitu pengawasan rehab gedung SDN 219 senilai Rp199,1 juta, dan paket pengawasan bertingkat SMPN 26, rehab gedung SMPN 1, dan rehab pagar SMPN 13 Palembang total Rp129,6 juta.

Daftar LPSE Tender paket proyek Kota Palembang.

 

 

Walikota Palembang Harnojoyo, melalui Sekda Kota Palembang, Ratu Dewa, dikonfirmasi oleh Berita Rakyat Sumatera tadi malam, Ratu Dewa menyampaikan bahwa konfirmasi hal tersebut langsung kepada pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah). “Kalau itu coba langsung Kepala OPD-nya, terima kasih,” ujar Ratu Dewa kepada Berita Rakyat Sumatera.

Terkait masih dilakukannya pembangunan fisik dan nonfisik di Kota Palembang, padahal penyebaran Coronavirus Covid-19 masih mewabah. Buktinya, Palembang ditetapkan berstatus Zona Merah dan sempat diusulkan peningkatan status ke PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Bahkan, mulai hari ini tanggal 29 April 2020, akan diperketat pengawasan terhadap masyarakat yang tidak mengikuti imbauan pemerintah. Bila tidak memakai masker atau masih berkumpul/berkerumun, akan diangkut ke Asrama Haji Palembang untuk ditindak dan diberi edukasi. Pemkot Palembang bahkan melibatkan kepolisian, TNI, dan aparatur lainnya untuk menyukseskan penertiban tersebut. Itu artinya, wabah Covid sangat penting untuk dilawan secara bersama-sama.

Terpisah, terkait pentingnya penanganan Covid ini, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, sbeelumnya memastikan bahwa anggaran dasar penyiapan proyek infrastruktur untuk pembangunan ibu kota baru yang dimasukkan dalam anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dialihkan untuk penanggulangan wabah Covid-19. Pengalihan anggaran proyek prestius itu semata-mata untuk menyelamatkan anak bangsa pada pemutusan mata rantai dan “perang” melawan Covid-19.

“Sudah resmi diputuskan dilakukan shifting. Pengalihan anggaran dasar proyek ibu kota baru itu semata-mata untuk keperluan yang sangat mendesak dalam menangani pandemi Covid-19,” kata Sri Mulyani.

Selain anggaran infrastruktur dasar proyek ibu kota baru yang dialihkan, lanjut Menteri Keuangan, Kementerian PUPR juga akan mengalihkan alokasi belanja modal untuk biaya penyiapan rumah sakit. Total anggaran belanja modal tersebut mencapai angka fantastis yaitu Rp120 triliun. “Sebagian sudah dialihkan. Salah satu proyeknya ialah rumah sakit khusus Covid-19 di Pulau Galang, Kepulauan Riau. Sesuai instruksi Presiden, penggunaan APBN 2020 diprioritaskan untuk penanganan wabah Coronavirus Covid-19,” kata Sri Mulyani.

Sementara itu, Ketua Generasi Muda Parmusi (Persaudaraan Muslim Indonesia) Sumatera Selatan, Jekki Firli, menyayangkan Pemerintah Kota Palembang masih terus tancap gas melakukan pembangunan fisik dan nonfisik, bahkan telah membuka pendaftaran tender untuk puluhan paket proyek di Kota Palembang, sementara Coronavirus Covid-19 masih terus mewabah. “Saya kira stop dulu lelang proyek, apalagi tender proyek fisik. Kita sekarang sedang sibuk menghadapi wabah Covid-19. Mana penting sekadar bangun proyek pagar atau menangani Covid??? Kita tidak tahu kapan wabah ini akan berakhir? Jadi, menurut saya sebaiknya tunda saja dulu proyek-proyek itu, kita hadapi dulu wabah Covid ini, karena kalau sampai akhir 2020 saja Covid belum berlalu? Kita khawatir akan terjadi seperti di Amerika, Iran, Italia, banyak orang di jalanan tiba-tiba roboh? Kita tidak berharap itu terjadi, tapi sebaiknya diantisipasi. Mana yang lebih penting sekadar proyek pagar, proyek jalan, atau rehab dan pengawasan, dibandingkan dengan nyawa-nyawa manusia???,” kata Jekki berapi-api.

Menurut Jekki, seharusnya Walikota Palembang melakukan Swab Test kepada warga Kota Palembang, mengingat Palembang sudah Zona Merah, bahkan sempat diusulkan PSBB kepada pemerintah pusat. “Bila dilakukan Swab Test di setiap Kelurahan, minimal sampling, saya yakin akan didapat kepastian mengenai status setiap warga. Dengan demikian kita akan nyaman dan tenang tinggal di Kota Palembang, bukan hanya bikin aturan membawa orang yang dianggap melanggar imbauan tidak memakai masker dan berkerumun diangkut ke Asrama Haji saja. Tapi, ayo lakukan Swab Test agar kita mendapatkan kepastian tersebut,” kata Jekki memberi saran dengan suara lantang. (asm/jek/bbs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

  1. Klw gitu sekalian pak jln sepanjang jln sukabangun 2 mulai dr jalan masuk sukabangun 2,penggalian jln yg di lakukan entah untuk saluran apa sy tidak tau , di cor semen saja jdi menimbulkan jln yg tdinya mulus jdi berlubang2 tolong langsung cek lapangan pak walikota sepanjang jln sukabangun 2 kel.sukajaya kec. sukarami itu berlubang2, yg punya proyek gak bertanggung jawab perbaiki apa setelah menggali. Sebagai warga sangat tidak nyaman melalui jln sukabangun 2

  2. Klw gitu sekalian pak jln sepanjang jln sukabangun 2 mulai dr jalan masuk sukabangun 2,penggalian jln yg di lakukan entah untuk saluran apa sy tidak tau , di cor semen saja jdi menimbulkan jln yg tdinya mulus jdi berlubang2 tolong langsung cek lapangan pak walikota sepanjang jln sukabangun 2 kel.sukajaya kec. sukarami itu berlubang2, yg punya proyek gak bertanggung jawab perbaiki apa setelah menggali. Sebagai warga sangat tidak nyaman melalui jln sukabangun 2

  3. Ayo bahu membahu menabganin covid-19 tdk hanya penerintah pusat saja yg bekerjs keras memutus rantai penyebaran virus ini, penerintah daerah pun harus lebih kersa lg dalam menangani penyebaran virus ini, Ayo hentikan kegiatan lain seperti pembangunan, pememeliharaan insfradsruktur dan lain2 yg nantinya bisa dilakukan lain waktu, fokuslah dahulu masalah kesehatan masyarakat… Kita semua punya saudara dan keluarga nyawa sangatlah berharga, Ayo fokuslah kemasyarat yg terdampak lockdown.. jangan hanya harta,popularitas dan kemewahan sj yg dicari.. Ayo Kita stay at home biar virus ini cepat terhenti dan berakhir patuhila anjuran penerintah, ingat para dokter dan seluruh Tim medis telah berjuang untuk kita, banyak mereka yg telah gugur hargailah jasa mereka, mereka juga punya saudara dan keluarga… Mari tetap dirumah (stay at home).. semoga Allah segera mengangkat dan menghentikan musibah ini. Aamiin