Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Horas… Horas… Horas…, begitu Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengucapkan salam khas orang Batak saat memasuki ruang acara pagi ini yang disambut dengan tarian tor-tor Batak.
Kehadiran HD dalam rangka Pengesahan dan Pelantikan Dewan Pengurus Pusat dan Dewan Pengurus Daerah Perkumpulan Masyarakat Tapanuli Bagian Selatan (PERMATABAGSEL) Masa Bakti 2021-2024.
“Orang Batak kita mengenalnya dengan jiwa Ksatria dan punya Etos kerja keras dan sudah memberikan sumbangsih dalam pembangunan di Sumatera Selatan” HD.
HD bercerita, menurut cerita leluhur dahulu punya satu leluhur dengan 4 keturunan yaitu Lampung, Komering, Sulawesi Selatan dan Batak di Sumatera Utara. Dan ini dibuktikan dengan persamaan bahasa seperti mengucapkan hitungan sada, dua, tolu dan seterusnya.
“Saya apresiasi perkumpulan ini guna dalam membangun Sumsel utamanya menjaga kearifan lokal (tradisi)” ucapnya.
HD utarakan, beberapa hari yang lalu perkumpulan Tapanuli Selatan hadir dan datang untuk menghadiri pelantikan. Dirinya mengaku bangga guna merajut kebersamaan tentunya menjaga tradisi dalam pembinaan ke generasi penerus.
“Dalam pelayanan tidak ada perbedaan apa itu suku serta agama, semua sama merajut bhinneka tunggal Ika dengan satu tujuan Sumsel Maju Untuk Semua” ucapnya.
“Ada di Sumsel terdapat 51 suku, ada suku Batak. Teruskan lah berkelompok tapi tidak menjadi bereksklusif, tapi bertujuan manfaat ekonomi kearifan lokal bagi masyarakat” tutupnya.
Pada acara tersebut Ketua Umum H. Zulkarnaen Nasution, Sekretaris Umum Adv.Afif Batubara , SH, CIL dan para tokoh Tapanuli Selatan manortor bersama serta dilakukan pemberian ulos kepada Gubernur Herman Deru.
Turut hadir para kepala OPD Prov. Sumsel. (ojn/ril)







Komentar