oleh

Herman Deru Ucapkan Terimakasih Keluarga Besar Keturunan India Indonesia di Sumsel Kondusif

Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru Menerima Pengurus Dewan Pimpinan pusat Ikatan Keluarga Keturunan India Indonesia (IKKII), dalam rangka silaturahmi. Bertempat di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Jum’at (11/3) Siang.

Melalui pertemuan silaturahmi dengan IKKII, Gubernur Herman Deru mengaku baru mengetahui bahwa keluarga besar keturunan India Indonesia di Provinsi Sumsel, memiliki organisasi IKKII.

Menurutnya, kunjungan IKKII di kantor Gubernur, memiliki makna yang cukup besar, mengingat membangun Provinsi Sumsel tidak mungkin hanya pemerintah saja.

Ia menilai keberadaan wadah kerukunan keluarga India Indonesia, memiliki prinsip selaras, penuh rasa kesetiakawanan, gotong royong, bersatu untuk saling membantu.

“Juga dapat berfungsi sebagai alat perekat pemersatu antara kelompok etnis India yang ada di Indonesia khususnya di Provinsi Sumsel, dengan terus memberi peran sertanya dalam membangun daerah ini secara bersama-sama,” katanya.

Herman Deru mengatakan, pemahaman filosofi “dimana bumi di pijak disitulah langit di junjung” harus dimaknai dengan sungguh-sungguh, sehingga dari daerah manapun berasal, harus bisa menyatukan kebersamaan dan cara pandang tanpa meninggalkan identitas budaya masing-masing.

Sementara Ketua Ikanan Keluarga Ketutunan India Indonesia (IKKII) M. Junaidi Aldi, mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi sambutan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel yang memberikan kesempatan bagi Keluarga Ketutunan India Indonesia (IKKII) yang ada di Provinsi Sumsel, dalam membangun komunikasi dan sinergi yang baik.

Turut hadir Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Prov. Sumsel Drs. Nelson Firdaus, MM., Kadis Kominfo Sumsel, H Achmad Rizwan, SSTP, MM, Karo Humas dan Protokol, Rika Efianti, SE, MM, Karo Umum dan Perlengkapan, Sandi Fahlepi, SP, M.Si. (rma/ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *