Bandar Lampung, Berita Rakyat Sumatera – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat komitmennya dalam pengelolaan lingkungan hidup dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui penerapan Gerakan Eco-Office. Program ini diawali dengan pembinaan bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung.
Gubernur Lampung yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Achmad Saefulloh, memimpin apel mingguan di Lapangan Korpri, Senin (3/11/2025), sekaligus menyampaikan arahan mengenai pentingnya budaya kerja ramah lingkungan di kalangan ASN.
Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur menegaskan bahwa penerapan Eco-Office bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan perwujudan nilai kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.
“Penerapan Eco-Office bukan hanya aturan, tetapi budaya kerja baru yang mencerminkan kepedulian kita terhadap keberlanjutan,” ujar Gubernur dalam sambutannya yang dibacakan Achmad Saefulloh.
Ia menjelaskan, perubahan perilaku dapat dimulai dari langkah sederhana seperti mematikan lampu dan pendingin ruangan setelah jam kerja, menggunakan peralatan hemat energi, serta memperbaiki kebocoran air. Langkah-langkah kecil tersebut, menurutnya, menjadi bentuk tanggung jawab individu terhadap efisiensi energi dan pelestarian sumber daya.
Selain itu, ASN juga diimbau untuk membiasakan sistem Paperless Office, mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai, serta beralih menggunakan tumbler dan tas guna ulang (reusable bag). Setiap unit kerja diminta menyiapkan tempat sampah terpilah guna mendukung pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.
“Perubahan besar selalu dimulai dari kesadaran kecil yang dilakukan secara konsisten. Karena itu, gerakan Eco-Office merupakan langkah moral untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab lingkungan di kalangan ASN,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar semangat ramah lingkungan tidak berhenti di kantor, tetapi turut diterapkan di rumah dan lingkungan masyarakat. Dengan begitu, ASN Provinsi Lampung dapat menjadi teladan dalam menciptakan lingkungan kerja yang efisien, sehat, dan berkelanjutan. (mhn/bbs)







Komentar