oleh

Asian Para Games Hangzhou: Menpora apresiasi kontingen Indonesia

Jakarta, Berita Rakyat Sumatera – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo mengapresiasi kontingen Indonesia di Asian Para Games 2022 Hangzhou, China karena sejauh ini sudah mampu memenuhi target medali.

Sebelum berlaga, kontingen Indonesia ditargetkan finis 10 besar pada klasemen akhir untuk membawa 19 emas, 23 perak, dan 25 perunggu.

Target itu sudah ada di dalam genggaman karena hingga Kamis pukul 22.00 WIB, Merah Putih ada di peringkat ketujuh klasemen dengan 19 emas, 17 perak, dan 26 perunggu melalui sumbangan medali dari Para renang, Para atletik, Para balap sepeda, hingga Para bulu tangkis.

Torehan ini meningkat drastis dengan tambahan 29 medali (12 emas, 7 perak, 9 perunggu) dari yang diperoleh pada Rabu (25/10).

“Saya ingin menyampaikan yang pertama, apresiasi, dan juga banyak terima kasih sekali kepada seluruh kontingen Indonesia, atlet, ofisial, dan pelatih karena hari ini perolehannya sangat signifikan,” kata Dito ketika ditemui di Wisma Kemenpora, Jakarta, Kamis.

Atas hasil ini, Menpora 33 tahun itu berharap kontingen Asian Para Games dari Indonesia dapat menjadikan torehan medali yang diraih sebagai lecutan motivasi untuk melampaui target yang ditetapkan.

“Dan yang penting kita jangan mentok di target, tapi ini semangat dan juga apresiasi hari ini semoga bisa membawa kontingen Indonesia menuju prestasi yang lebih gemilang lagi melampaui target,” ucap Dito.

Lebih lanjut, Dito mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia untuk Asian Para Games Angela Tanoesoedibjo yang hingga saat ini menunaikan tugasnya dengan baik.

“Yang pasti saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh kontingen Indonesia dan khususnya kepada Bu CdM yang sudah memimpin kontingen dengan baik,” kata pria kelahiran 25 September 1990 itu.

Indonesia masih berpotensi menambah pundi-pundi medali Asian Para Games untuk menjaga peringkat di klasemen sementara karena pesta olahraga penyandang disabilitas seluruh Asia itu masih menyisakan dua hari lagi sebelum ditutup pada Sabtu (28/10). (rma/bbs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *