oleh

Berkat Bansos dan Panen, Harga Beras Jadi Stabil

Jakarta, Berita Rakyat Sumatera – Pengamat ekonomi dari Institute of Development of Economics and Finance (Indef) Rusli Abdullah mengatakan rata-rata harga beras di Jakarta tercatat stabil diperkirakan berkat distribusi bantuan sosial dan panen di sejumlah daerah di Tanah Air.

“Sekarang mulai panen kedua di beberapa daerah dan bansos beras sehingga pasokan di masyarakat terjaga,” kata Rusli Abdullah di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, dengan gelontoran beras khususnya kepada warga ekonomi kurang mampu selama masa penyesuaian Pembelakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), turut memberikan kontribusi terhadap kestabilan harga.

Berdasarkan pantauan Informasi Pangan Jakarta per Rabu (28/7), harga rata-rata beras di sejumlah pasar di DKI Jakarta terpantau stabil, bahkan turun kisaran di bawah Rp300 per kilogram.

Harga medium misalnya mencapai Rp9.633 per kilogram atau turun Rp54 dibandingkan harga pada Selasa (27/7) dan harga beras premium mencapai Rp12.117 per kilogram atau turun Rp174 dibandingkan harga pada Selasa (27/7).

Sementara itu, salah satu komoditas yang mengalami kenaikan harga rata-rata di sejumlah pasar di DKI paling tinggi di antara kebutuhan pokok lainnya pada Rabu ini adalah daging sapi has mencapai Rp1.072 per kilogram menjadi Rp135.731.

Meski demikian, lanjut Rusli, kenaikan harga rata-rata untuk daging sapi has sebesar Rp1.072 tersebut belum terlalu dikhawatirkan.

Informasi Pangan Jakarta mencatat harga daging sapi has di Pasar Jati Negara mencapai Rp150.000 atau naik Rp5.000 dibandingkan pada Selasa (27/7).

Sedangkan harga daging sapi has per kilogram di pasar lainnya malah stabil yakni di Pasar Minggu Jakarta Selatan mencapai Rp130.000, Pasar Senen Blok III Rp140.000, Pasar Kelapa Gading Rp140.000 dan Pasar Grogol Rp130.000. (ojn/bbs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *