Gubernur Sumut, Bobby Nasution. (Photo: ist).
Medan, Berita Rakyat Sumatera — Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution menyatakan dukungan penuh terhadap sejumlah tuntutan yang disampaikan berbagai serikat buruh dalam aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Senin (3/11/2025).
“Pada prinsipnya, Pemerintah Provinsi Sumut mendukung apa yang disuarakan teman-teman serikat buruh,” tegas Bobby usai menerima perwakilan buruh di ruang kerjanya.
Adapun tiga tuntutan utama yang disampaikan para buruh yakni kenaikan upah minimum provinsi (UMP) sebesar 10 persen, penyediaan rumah bagi pekerja, serta penurunan harga bahan pokok.
Bobby menegaskan, Pemprov Sumut berkomitmen menindaklanjuti seluruh aspirasi tersebut. Namun, ia menilai masih ada sejumlah persoalan yang perlu dibenahi agar penetapan UMP dilakukan sesuai aspirasi dan kondisi riil pelaku usaha.
“Sebelum menyampaikan angka UMP, pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan adalah persoalan yang juga dirasakan pelaku usaha, yakni masih tingginya pungutan liar (pungli) di berbagai sektor,” ujar Bobby.
Menurutnya, praktik pungli menjadi salah satu faktor yang memperberat beban perusahaan dan berdampak pada keterbatasan kemampuan menaikkan upah buruh. Karena itu, ia mengajak semua pihak, termasuk serikat buruh, untuk bersama-sama memberantas praktik tersebut.
“Mari kita jadikan ini persoalan bersama. Kita bentuk satuan tugas untuk menghapus biaya yang tidak perlu. Daripada pungli masuk ke kantong yang tidak jelas, lebih baik digunakan untuk menaikkan kesejahteraan buruh,” ucap Bobby di hadapan massa.
Ia juga mengajak seluruh serikat buruh menyepakati agenda pemberantasan pungli agar kebijakan upah dapat disusun dengan lebih sehat dan berkeadilan.
“Kalau pungli bisa kita selesaikan bersama, saya yakin kenaikan upah yang diharapkan teman-teman dapat kita wujudkan pada 2026,” ujar Bobby optimistis.
Sementara itu, perwakilan massa buruh Sumut, Donal Sitorus, mengapresiasi langkah cepat dan respons positif Gubernur Bobby Nasution terhadap aspirasi yang mereka sampaikan.
“Pak Gubernur merespons dengan baik dan sepakat menaikkan upah 2026. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya,” ungkap Donal. (mhn/bbs)