Sulaiman Harahap. (Photo: ist).
Medan, Berita Rakyat Sumatera — Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution menekankan pentingnya kolaborasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumut guna meningkatkan efisiensi birokrasi dan memperkuat kinerja pemerintahan.
Hal itu disampaikan Bobby saat melantik Sulaiman Harahap sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumut di Kantor Gubernur, Senin (3/11/2025).
“Birokrasi yang solid adalah kunci keberhasilan program pemerintah. Tidak boleh ada lagi ego sektoral antar-OPD, karena kita tidak bisa bekerja sendiri,” tegas Bobby.
Ia juga menyoroti perlunya optimalisasi program kerja di tengah penyesuaian dana transfer ke daerah dari pemerintah pusat yang akan terjadi pada 2026. Berdasarkan data Pemprov Sumut, penyesuaian tersebut mencapai Rp1,08 triliun, dari Rp5,5 triliun tahun ini menjadi Rp4,4 triliun tahun depan.
“Tahun depan tidak ada alasan untuk melemah. Justru dengan anggaran yang menurun, kerja kita harus lebih masif dan berdampak,” ujar Bobby.
Meski ada penyesuaian anggaran, ia menegaskan bahwa Pemprov Sumut harus tetap menjalankan seluruh program prioritas dan memastikan pelayanan publik tidak terganggu.
Sementara itu, Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap menyatakan komitmennya untuk memperkuat koordinasi lintas-OPD. Menurutnya, sekretaris daerah memiliki peran penting sebagai motor penggerak birokrasi yang efisien dan solid.
“Pak Gubernur sudah menekankan agar Sekda menjadi motor penyatu antar-OPD yang mungkin masih memiliki ego sektoral. Semua harus bergerak dengan langkah yang sama untuk kemajuan Sumut dan kesejahteraan masyarakat,” kata Sulaiman. (mhn/bbs)