oleh

Gubernur Bangka Belitung Dorong Kolaborasi Cegah Kekerasan dan Perundungan Anak

Pangkalpinang, Berita Rakyat Sumatera – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menegaskan bahwa praktik perundungan atau bullying terhadap anak tidak boleh dibiarkan karena berpotensi menimbulkan dampak serius bagi kesehatan fisik maupun mental generasi penerus bangsa.

“Secara tegas saya menolak perundungan terhadap anak. Masalah ini harus segera diatasi,” kata Hidayat Arsani di Pangkalpinang, Jumat (12/9).

Ia menjelaskan, perundungan baik secara fisik, verbal, maupun melalui media sosial, jelas merugikan korban. Dampaknya dapat memengaruhi kesehatan, perkembangan kepribadian, hingga kondisi psikologis anak.

“Ini menjadi perhatian kita bersama, agar anak-anak di daerah ini terbebas dari perundungan, kekerasan, dan bentuk perilaku negatif lainnya,” ujarnya.

Menurut Hidayat, pencegahan perundungan perlu melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen pendidikan dalam membentuk kepribadian dan etika anak.

“Upaya ini kembali pada penegakan etika, moral, dan nilai agama, serta harus ditopang faktor ekonomi dan kesehatan,” jelasnya.

Ia juga mengajak guru, orang tua, dan masyarakat untuk berperan aktif dalam mendidik anak dengan mengedepankan budaya, agama, dan sopan santun.

“Mari kita jaga anak-anak dari budaya yang tidak baik dan berpotensi memicu perundungan. Jika kita hidup makmur dan banyak bersyukur, insya Allah Bangka Belitung akan menjadi lebih baik,” tutupnya. (mhn/bbs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *