Categories: Berita Nasional

Gubernur Rahmat Mirzani Ajak OPD Lampung Tetap Profesional di Tengah Keterbatasan Anggaran

Bandar Lampung, Berita Rakyat Sumatera – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas dalam memberikan pelayanan publik, meskipun menghadapi keterbatasan anggaran.

Menurut Gubernur Mirza, pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan optimal, terutama bagi OPD yang berinteraksi langsung dengan publik, seperti rumah sakit, layanan perizinan, pendidikan, dan administrasi pemerintahan lainnya.

“Keterbatasan anggaran tidak boleh mengurangi semangat kita dalam melayani. Justru ini menjadi kesempatan untuk lebih kreatif dan inovatif dalam memberikan pelayanan yang berkualitas,” ujar Mirza, Sabtu (11/10/2025).

Related Post

Ia menegaskan, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah harus dijaga dengan membangun citra positif melalui kerja nyata yang jujur, profesional, dan berintegritas.

“Masyarakat percaya kepada kita, maka kita harus terus berbenah. Survei Penilaian Integritas (SPI) dan Monitoring Center for Prevention (MCP) dari KPK menjadi acuan kita dalam memperbaiki sistem dan pelayanan,” kata Gubernur.

Gubernur Mirza menambahkan, keberhasilan pembangunan daerah tidak semata ditentukan oleh besar kecilnya anggaran, melainkan oleh kualitas tata kelola dan komitmen untuk berubah.

“Pemerintah yang efektif adalah yang adaptif dan memiliki visi ke depan. Kita dorong Lampung menjadi daerah yang lebih baik, bersih, dan dipercaya masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pemberantasan korupsi merupakan komitmen moral yang harus dijalankan bersama secara konsisten.

“Dengan integritas, kita menjaga kepercayaan publik. Dengan profesionalisme, kita pastikan setiap kebijakan berdampak nyata. Dan dengan kolaborasi, kita bangun daerah yang maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Gubernur Mirza mengajak seluruh jajaran Pemprov Lampung menjadikan momentum ini sebagai langkah bersama untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Lampung harus siap menjadi contoh dalam pemberantasan korupsi dan pemerintahan yang bersih,” pungkasnya.
(mhn/bbs)