oleh

Kriteria SDM Unggul Harus Jadi Tagline Nasionalisme

Jakarta, Berita Rakyat Sumatera – Wakil Presiden Maruf Amin mengatakan kriteria sumber daya manusia (SDM) unggul harus menjadi frase menarik perhatian atau tagline yang harus diwujudkan oleh generasi milenial Indonesia dalam memajukan bangsa.

“Kriteria SDM unggul tersebut harus menjadi tagline nasionalisme para milenial yang akan membawa tongkat estafet kemajuan bangsa Indonesia,” kata Wapres Maruf saat menyampaikan Orasi Kebangsaan dalam Rapat Terbuka Senat Universitas Islam Malang (Unisma) secara virtual dari kediaman resmi wapres di Jakarta, Senin.

Kriteria sebagai SDM unggul tersebut, lanjut Wapres, ialah sehat, cerdas, memiliki produktivitas tinggi, semangat berkompetisi, cinta Tanah Air dan berakhlak mulia.

“Saat ini Pemerintah menempatkan pembangunan SDM unggul sebagai prioritas nasional. SDM unggul merupakan kunci untuk memenangkan persaingan global,” tukasnya.

Generasi milenial yang umumnya sedang menjadi mahasiswa baru juga diharapkan dapat mewujudkan semangat nasionalsme sehingga tetap berpedoman pada kearifan lokal di tengah perkembangan global, kata Wapres.

“Anda semua dituntut punya kemampuan bersaing pada tingkat global, tetapi hati atau jati diri Anda tetap harus melekat sesuai dengan identitas dan akhlak insan nusantara,” pesan Wapres kepada mahasiswa Unisma.

Wapres menegaskan pendidikan merupakan faktor terpenting dalam menentukan kualitas SDM dan kemajuan suatu bangsa. Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) per Feburari 2021, jumlah pekerja lulusan pendidikan tinggi hanya 10 persen atau setara 13,3 juta dari 137 juta orang pekerja.

“Hal ini tentu berkorelasi erat dengan kualitas, produktivitas serta daya saing Indonesia,” ujarnya.

Oleh karena itu, Wapres berharap seluruh mahasiswa baru Unisma dapat menyelesaikan jenjang pendidikan tinggi mereka tepat waktu, sehingga dapat menjadi sarjana dan kader Ahlussunnah wal Jamaah an Nahdiyah yang handal.

“Saya berharap dalam waktu kurang lebih empat tahun dari hari ini, para mahasiswa baru Unisma akan diwisuda menjadi sarjana yang mumpuni, menjadi kader Ahlussunnah wal Jamaah an Nahdiyah yang handal serta menjadi insan akademik yang unggul, berdaya saing, berjiwa wirausaha dan berakhlak mulia,” ujarnya. (ojn/bbs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *