Categories: Berita Nasional

Lawatan Perdana Menlu Jerman ke Asia, Indonesia Jadi Tujuan Utama

Jakarta, Berita Rakyat Sumatera – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, menerima kunjungan Menlu Jerman, Johann Wadephul, di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu (20/8/2025). Kunjungan ini menjadi lawatan pertama Wadephul ke kawasan Asia sejak dilantik pada Mei lalu.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah agenda strategis, salah satunya percepatan implementasi Indonesia–EU Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA). Perjanjian ini dinilai sebagai instrumen penting untuk memperluas akses perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Uni Eropa.

Menlu Sugiono juga mendorong Jerman untuk memperkuat kerja sama investasi melalui platform Danantara. Sektor prioritas yang ditawarkan mencakup energi terbarukan, kecerdasan buatan, infrastruktur, dan ketahanan pangan. Di bidang ketenagakerjaan, kedua negara sepakat melanjutkan program pengiriman tenaga kesehatan Indonesia ke Jerman, sekaligus memperluas ke sektor hospitality dengan dukungan pelatihan bahasa bagi calon pekerja Indonesia.

Related Post

Isu energi turut menjadi sorotan. Indonesia mengapresiasi peran Jerman sebagai co-lead dalam program Just Energy Transition Partnership (JETP) serta menyatakan kesiapan memperdalam kolaborasi dalam transisi energi bersih. Kedua negara juga mendorong keterlibatan sektor swasta untuk mempercepat investasi hijau.

Di sektor ketahanan pangan, Indonesia mengajak Jerman mendukung Program Makan Bergizi Gratis melalui kerja sama pengembangan pertanian berkelanjutan, peternakan modern, serta teknologi penyimpanan dingin berbasis energi surya. Selain itu, kedua Menlu menekankan pentingnya mempererat hubungan antar masyarakat melalui kemudahan visa bagi pelajar, wisatawan, diplomat, dan pemegang paspor dinas.

Dalam pembahasan isu global, Indonesia menegaskan perlunya solidaritas internasional untuk mengakhiri krisis kemanusiaan di Palestina. Pertemuan ini juga menandai undangan resmi Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier, kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Berlin pada paruh kedua 2025. Menlu Wadephul menegaskan bahwa Indonesia, sebagai demokrasi terbesar ketiga di dunia dengan pertumbuhan ekonomi pesat, memiliki posisi strategis di kancah internasional. (mhn/bbs)