Categories: Berita Nasional

Menteri Pariwisata Akan Tinjau Bali, Pastikan Pemulihan Pascabencana

Jakarta, Berita Rakyat Sumatera – Kementerian Pariwisata memastikan banjir yang melanda sejumlah daerah di Bali tidak berdampak signifikan terhadap industri pariwisata. Aktivitas hotel, restoran, dan layanan wisata dilaporkan tetap berjalan normal.

“Berdasarkan koordinasi dengan Dinas Pariwisata Provinsi Bali dan kabupaten/kota, industri pariwisata relatif tidak banyak terdampak. Kondisi masih aman dan terkendali,” kata Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar, Hariyanto, di Jakarta, Jumat (12/9).

Hariyanto mengakui banjir sempat menimbulkan kemacetan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai, sehingga sejumlah penumpang terlambat. Namun, penerbangan tidak mengalami pembatalan maupun penundaan besar. Ia menambahkan, meski kunjungan wisatawan berpotensi terpengaruh, minat berwisata ke Bali masih tetap terjaga.

Related Post

Kemenpar menekankan pentingnya mitigasi bencana hidrometeorologi melalui tata kelola lingkungan dan perbaikan sistem drainase di kawasan wisata. Menteri Pariwisata dijadwalkan meninjau langsung kondisi lapangan pada Sabtu (13/9) bersama Gubernur Bali dan pemangku kepentingan terkait. Kunjungan itu dimaksudkan untuk mengawal upaya pemulihan pariwisata pascabanjir.

Selain itu, Kemenpar mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Daerah Bali dan aparat terkait dalam evakuasi warga maupun wisatawan terdampak, sekaligus penetapan status tanggap darurat di sejumlah wilayah. “Kami terus melakukan koordinasi intensif agar pemulihan berjalan baik,” ujar Hariyanto.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan banjir dipicu hujan deras akibat gangguan gelombang ekuatorial Rossby yang melanda Bali lebih dari 24 jam sejak Selasa (9/9). Hingga Jumat (12/9) pagi, BPBD Bali mencatat 18 korban meninggal dunia dan dua orang masih dalam pencarian. Banjir terparah terjadi di Denpasar dengan 81 titik genangan, disusul Gianyar 15 titik, Badung 12 titik, Tabanan 28 titik, Jembrana 23 titik, serta Karangasem 4 titik. (mhn/bbs)