Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Sekda Sumsel Ir. S. A. Supriono menghadiri peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2022 Speed Up Never Let Up “Kerja Cepat, Kerja Hebat, Berantas Narkoba di Indonesia” secara virtual dan dilanjutkan dengan acara luring dalam lingkup Pemprov Sumsel.
Supriono katakan Pemprov Sumsel mendukung upaya BNN dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika. Dan mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam sinergi rencana aksi Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN).
“Kita terus menggaungkan perang terhadap narkoba dengan berbagai langkah strategis melalui penerapan soft power approach, hard power approach, smart power aproach untuk wujudkan Sumsel bebas Narkoba,” katanya.
Secara virtual, Presiden RI, Joko Widodo, katakan BNN harus terus melakukan upaya penguatan pemberantasan narkoba, tutup semua celah yang mengakibatkan penyelahgunaan narkoba, siapkan strategi dan aksi pencegahan narkoba.
Disambung, Kepala BNN RI, Dr. Petrus Reinhard Golose, yang mengungkapkan ada tiga strategi dalam pendekatan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN), yakni soft power approach, hard power approach, dan smart power approach.
Sementara itu, Kepala BNNP Sumsel, Brigjen. Pol. Djoko Prihadi, S.H., katakan bahwa Sumsel telah melakukan sinergi dengan kementerian/lembaga/Pemda dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika dengan menerapkan soft power approach, hard power approach, dan smart power approach.
Dalam kesempatan tersebut dilakukan pemusnahan barang bukti jenis sabu kurang lebih 4 kg atau 3988,89 gram.
Turut hadir Kadis Perindustrian, Ir. Ernila Rizar, MM., Inspektur Sumsel, Bambang Wirawan, SE., M.M., Ak, CA. (rmt/ril)







Komentar