Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) menghadiri acara Halal Bihalal Warga Sukawinatan Palembang, kegiatan ini juga HD memberikan arahan tentang pengelolaan aset milik yayasan Husnul Khotimah.
Dalam arahannya HD menyampaikan bahwa pengelolaan dan pengembangan aset milik yayasan harus bersifat syar’i sesuai dengan ajaran agama islam, serta HD berharap semua pengurus yayasan dapat menjaga martabat agama dalam mengumpulkan dana pembangunan.
“Untuk kedua kalinya saya datang ke wilayah ini, untuk datang kepengurus masjid dan masjid ini. Diwaktu yang lalu saya datang untuk membantu pembangunan menara masjid yang saat ini telah jadi”, ungkap HD.
“Masjid ini saya harap memiliki manajemen kepengurusan yang bermartabat. kenapa saya melarang pembangunan masjid meminta uang sumbangan dijalan, selain berbahaya bagi keselamatan pengendara dan orang yang meminta sumbangan. Hal ini juga saya lakukan demi menjaga martabat agama islam”, tambah HD.
Terkait dengan lahan tanah yang berada didepan Masjid, HD mengatakan bahwa dirinya beserta jajaran terkait akan membantu pengurus yayasan agar tanah tersebut dapat menjadi aset yayasan.
“Saya ucapkan terimakasih karena telah berinisiatif mengadakan acara halal bihalal terkhususnya untuk diri saya. Terkait dengan lahan yang akan dibebaskan, disini saya mengajak para pimpinan perbankan untuk membicarakan metode syariah yang tepat sehingga aset itu nanti dapat menjadi aset milik yayasan ini”, tutur HD.
Dikesempatan yang sama Ketua Umum Yayasan Masjid Husnul Khotimah, Ahmad Juarsyah menjelaskan bahwa lahan kosong yang ada didepan masjid, jika nantinya telah menjadi aset yayasan maka akan dibangun lembaga pendidikan Rumah Tahfidz guna mendukung program Gubernur Sumsel Satu Desa Satu Rumah Tahfidz.
Turut hadir Pembina Yayasan Masjid Husnul Khotimah, Ir. Idris Naning, Direktur Kepatuhan Bank Sumsel Babel, Mustakim dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel. (rmt/ril)







Komentar