oleh

HD: Skrining Tumbuh Kembang Anak, Untuk Generasi Sehat dan Cerdas

Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Gubernur Sumsel H. Herman Deru menghadiri dan mengapresiasi Pemecahan rekor MURI pelatihan skrining tumbuh kembang pada 1000 guru PAUD di Palembang dalam rangka Dies Natalis Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya ke 61 diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Unsri.

HD katakan pelayanan kesehatan termasuk dalam layanan pokok penyelenggraaan pemerintahan yang perlu dilakukan secara promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.

“Kegiatan ini bukan sekedar skrining tumbuh kembang anak tapi menata masa depan anak. Anak-anak diharapkan memegang estafet pembangunan bangsa. Pemantauan tumbuh kembang anak akan mencegah stunting demi generasi penerus yang sehat dan cerdas,” ujarnya.

Kegiatan ini akan aka melatih para guru PAUD untuk punya andil dalam menentukan langkah-langkah yang tepat apabila ditemukan anak yang memiliki tumbuh kembang yang kurang baik.

“Jadikan ini TOT (Training of Trainer), agar kemudian bisa diliterasikan kembali ke ibu-ibu muda, calon ibu atau calon pengantin agar dapat mendeteksi tumbuh kembang anak dan mencegah stunting,” katanya.

Ketupel, Dr. dr. Yudianita Kesuma Sp.A (K) M.Kes, melaporkan kegiatan ini juga dilakukan bersamaan dengan penelitian, pelatihan, dan pengabdian masyarakat dalam pengawasan tumbuh kembang anak.

“Pemantauan tumbuh kembang anak dilakukan dari faskes dasar dan TK, Artinya ini juga memerlukan peran guru TK yang bekerjasama dengan orang tua dan tenaga kesehatan. Pemantauan tumbuh kembang anak dapat membantu upaya pencegahan stunting,” katanya.

Dekan Fakultas Kedokteran Unsri, dr. Syarif Husin, ungkapkan kegiatan ini melibatkan komponen kedokteran dan kesehatan. Ia mengapresiasi dukungan Gubernur HD bersama Pemprov Sumsel atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kegiatan ni bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam menurunkan angka stunting. Ini menekankan aspek preventif dan promotif sehingga kita tidak lalai dalam pengawasan tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dihimpun saat acara berlangsung, kegiatan ini diikuti oleh 1.200 guru PAUD melebihi target 1000 peserta. (ojn/ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *