Gubernur Sumsel, H. Herman Deru. (Photo: ist).
Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menyebut Karang Asam Festival 2025 di Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, sebagai motor penggerak ekonomi daerah sekaligus ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurut Herman Deru, festival ini membuktikan kegiatan berbasis budaya mampu berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. “Ratusan stan UMKM yang menjajakan kuliner, kerajinan, dan produk lokal menjadi daya tarik bagi pengunjung,” ujarnya di Muara Enim, Sabtu (6/9).
Ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk mendorong Karang Asam Festival masuk dalam kalender nasional Karisma Event Nusantara (KEN). Festival yang berlangsung selama tujuh hari tersebut, kata Herman Deru, menjadi ruang promosi luas bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan daerah, mulai dari kuliner khas hingga kerajinan kreatif.
“Festival ini harus terus berkembang. Dengan kolaborasi, kita bisa menjadikannya motor penggerak ekonomi daerah. Pemprov Sumsel akan selalu mendukung agar festival ini menjadi agenda tahunan yang konsisten,” tegasnya.
Bupati Muara Enim, Edison, menambahkan Karang Asam Festival telah menghidupkan kembali perekonomian masyarakat pasca-pandemi. Beragam pertunjukan seni dan budaya yang digelar juga semakin meningkatkan daya tarik wisatawan.
“Antusiasme pengunjung yang tinggi membuka peluang besar bagi pedagang lokal untuk meningkatkan pendapatan. Festival ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan ekonomi masyarakat,” ujarnya. (mhn/bbs)