oleh

Komisi III DPRD Prov Sumsel Minta BSB Pendopo Tingkatkan Pelayanan

Pendopo, The Indonesia Post – Komisi III (bidang keuangan daerah) DPRD Prov Sumsel memantau langsung kinerja kantor Bank SumselBabel (BSB) Cabang Pendopo, Kamis (2/6/22) di kota Pendopo, Kabupaten Penukaran Abab Lematang Ilir (PALI).

Pelaksanaan fungsi pengawasan ini dipimpin langsung ketua Komisi III Muhammad Yansuri, didampingi Wakil Ketua Sri Sutandi, Sekretaris Tina Malinda dan anggota Komisi III lainnya: Fathan Qoribi, MF Redho, Efran Efriadi, Ahmad Toha, Dedi Sipriyanto, Ersangkut, Rudi Hartono, dan Muhammad Yaser.

“Tujuan kita untuk mengetahui kondisi kinerja, yang baik maupun yang kurang baik,” ujar Yansuri dalam pertemuan bersama Pimcab BSB Pendopo Darmiansyah didampingi Wakil Pemimpin Sri Wardani, penyelia kredit Syafriadi, dan penyelia legal Hendra Martha Yudha.

Yansuri menegaskan; BSB harus menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. Jangan kalah bersaing dengan bank-bank lainnya yang ada di daerah tersebut.

Terkait hal tersebut, politisi partai Golkar ini berharap agar BSB Cabang Pendopo terus meningkatkan kualitas atau mutu pelayanan.

Mutu pelayanan yang dimaksudkan Yansuri adalah menyangkut jumlah modal atau saham yg dimiliki harus terus bertambah, sistem penyaluran kredit dan modal usaha tidak dipersulit dan tidak juga terlalu dipermudah hingga melabrak aturan. Lalu, lanjutnya, performa pegawai atau petugas pelayanan harus lengkap dan profesional, kondisi kantor dan fasilitas pelayanan juga harus prima.

“Ini menjadi syarat mutlak untuk bisa bersaing dengan bank-bank lainnya sebagai kompetitor;” tegasnya.

Yansuri juga mengimbau kantor pusat BSB untuk segera mengatasi kebutuhan karyawan pada kantor-kantor cabang, terutama karyawan inti untuk kemajuan usaha perbankan, utamanya bidang pelayanan dan administrasi kredit.

“Jangan kantor cabang mengeluh kekurangan karyawan, sementara di kantor pusat karyawannya menumpuk, susah sekali untuk dipindahkan ke daerah dengan berbagai alasan;” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil ketua Komisi 3 Sri Sutandi meminta BSB Cabang Pendopo, PALI meningkatkan penyaluran kredit yang menunjang program pembangunan yang dicanangkan Pemprov Sumsel, yakni program ‘Sumsel Mandiri Pangan”. Untuk itu, penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) maupun kredit investasi bidang pertanian perlu menjadi perhatian, ujar Sri Sutandi, politisi partai Nasdem.

Pada kesempatan itu, Pemimpin Cabang BSB Pendopo Bumi Serepat Serasan, Darmiansyah memaparkan bahwa saat ini modal saham Pemkab PALI berjumlah Rp 10 miliar, dan dalam tahun ini akan ada rencana penambahan Ro 10 miliar lagi; sehingga total Rp 20 miliar.

Terkait penyaluran KUR; kata Darmiansyah, tahun 2022 pihaknya menargetkan penyaluran Rp 60 miliar, dan sampai Mei 2022 sudah terealisasi Rp 16 miliar. “Kalau untuk CSR tahun lalu disalurkan Rp 100 juta ke rumah-rumah ibadah di Kabupaten PALI,” tutpnya.

Sedangkan Wakil pemimpin Sri Wardani berharap kedepan adanya penerimaan karyawan putra daerah PALI, yakni lahir, dibesarkan dan tinggal di PALI. “Hal itu penting demi untuk memudahkan dalam pelaksanaan tugas di lapangan, karena mereka dianggap menguasai tradisi dan tifikal masyarakat setempat,” tegasnya.

Kunjungan kerja ini juga melibatkan tim ahli – kelompok pakar Komisi III yakni M Daud, Fahrudin Rozi, Nurul Komari Diana, Yusmir Rasyid, Agung Pambudi, Muhamad Teguh, dan HM Asnadi CA. (mhn/bbs/ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *