Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya (MY) menerima kunjungan kerja pimpinan dan anggota Komisi VIII DPR RI dalam rangka reses masa persidangan II tahun sidang 2021-2022 di Provinsi Sumatera Selatan.
Dikesempatan tersebut MY menyampaikan bahwa banyak dari masyarakat Sumsel yang mempertanyakan kepastian tentang keberangkatan haji dan umroh dapat dilakukan, mengingat usia mereka yang terus bertambah setiap harinya.
Terkait dengan penanganan dan pencegahan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumsel, MY sangat bersyukur karena diakhir tahun ini curah hujan cukup tinggi yang menyebatkan lahan menjadi lembab.
Menanggapi kasus pelecehan seksual terhadap pelajar dan mahasiswa MY berharap kedepannya Komisi VIII DPR RI dapat membantu lembaga pendidikan dengan memikirkan cara rekrutmen yang optimal dalam mencari tenaga guru dan pengajar yang memiliki ilmu akademis yang tinggi serta berahlak mulia agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Sementara itu Ketua Tim Komisi VIII DPR RI, H. Marwan Dasopang mengatakan bahwa Komisi VIII akan melakukan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang telah diberikan dan akan membantu Pemprov Sumsel dalam mencarikan solusi yang dihadapi.
Menutup sambutannya ia mengatakan bahwa dirinya beserta tim bangga atas apa yang telah dilakukan oleh Pemprov Sumsel dalam mengolah Asrama Haji dan sepakat untuk menjadikan Asrama Haji milik Sumsel menjadi role model yang dapat diterapkan oleh provinsi lain.
Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara Komisi VIII DPR RI, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Kakanwil Kementerian Agama Prov. Sumsel.
Turut hadir Direktur Lansia Kemensos RI, Andi Hanindito, Direktur Optimasi Jaringan Logistik dan Peralatan BNPB, Ibnu Asur, Kakanwil Kemenag Prov. Sumsel, Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH., MA, Ka. Pelaksana BPBD H. Iriansyah., S.Sos., SKM, M.Kes, Kadinsos Mirwansyah, SKM., MKM, Kepala DPPPA Henny Yulianti, S.IP., MM. (jek/ril)







Komentar